Warga RW 16 Bayu Asih Keluhkan Pelayanan PDAM

Warga RW 16 Bayu Asih Keluhkan Pelayanan PDAM

Anggota Fraksi Demokrat Persatuan, M Handarujati Kalamullah turun menyapa dan mendengarkan keluhan-keluhan konstituennya di RW 16 Bayu Asih. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Warga di RW 16 Bayu Asih, Kelurahan Kecapi, Harjamukti, mempertanyakan pelayanan PDAM yang saat ini berjalan. 

Pasalnya, sampai saat ini, masyarakat di RW tersebut, yang notabene ketersediaan air bersihnya terlayani oleh PDAM, kerap terganggu. 

Warga RW 16 Bayu Asih, Sianturi mengadukan hal tersebut kepada Anggota DPRD Fraksi Demokrat Persatuan, M Handarujati Kalamullah, Rabu (12/11). 

BACA JUGA:HyperOS 3 Xiaomi Membawa Animasi Folder Mulus, Bikin Pengalaman Pakai HP Makin Seru!  

"Saya minta tolong, setiap pagi tidak bisa masak, karena tidak ada air, air ledeng selalu gangguan," ungkap Sianturi. 

Ia juga mengeluhkan, meskipun kondisi aliran air kerap mengalami gangguan, namun untuk tagihan tetap muncul dengan angka yang lumayan, yang menurutnya tidak sesuai dengan angka pemakaian. 

"Iya saya minta itu saja, karena kalau untuk infrastruktur, jalan aspal sudah bagus," kata Sianturi. 

BACA JUGA:Menag Lakukan Kick Off Hari Guru Nasional 2025 dari UIN Siber Cirebon: Guru Penyalur Cahaya Bagi Jiwa Manusia

Sementara itu, menjawab keluhan Sianturi, Andru, sapaan akrab Handarujati, mengatakan bahwa BUMD di Kota Cirebon, termasuk salah satunya Perumda Air Minum Tirta Giri Nata (PAM-TGN) adalah mitra dari Komisi II di DPRD, dan ia sendiri adalah ketua Komisi II. 

"Untuk keluhan PDAM, itu adalah urusan kami di Komisi II," ungkap Andru. 

Maka, lanjut Andru, keluhan-keluhan masyarakat yang menyangkut dengan pelayanan air bersih yang diselenggarakan oleh PDAM, akan menjadi bahan bagi komisi II untuk mengevaluasi kinerja PAM-TGN. 

BACA JUGA:5 Rekomendasi Motor Listrik Terbaru 2025, Nyaman dan Berkualitas

"Nanti kita akan sampaikan keluhan-keluhan ini. Kita di Komisi II akan rapat bersama PDAM. Air debitnya kecil, tapi tarif normal. Kami berharap pelayanan bisa ditingkatkan," ucap Andru. 

Selain persoalan pelayanan PDAM, Andru juga banyak mendapatkan keluhan-keluhan lainnya, seperti soal program Bantuan Sosial (Bansos). 

Sumber: