Pilih MacBook Pro M5 Sekarang atau Tunggu M5 Pro/Max di Awal 2026?

Pilih MacBook Pro M5 Sekarang atau Tunggu M5 Pro/Max di Awal 2026?

Pilih MacBook Pro M5 Sekarang atau Tunggu M5 Pro/Max di Awal 2026?. Foto ilustrasi: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Dilema ini selalu muncul tiap kali Apple merilis chip baru di penghujung tahun. Di satu sisi, MacBook Pro dengan chip M5 reguler sudah nangkring di etalase toko resmi Indonesia. Tapi di sisi lain, bisikan soal varian "Pro" dan "Max" yang bakal rilis awal tahun depan bikin tangan ragu buat gesek kartu kredit.

Pertanyaannya sederhana: apakah chip M5 yang ada sekarang sudah cukup, atau Anda bakal menyesal karena tidak sabar menunggu versi "monster"-nya beberapa bulan lagi? Yuk, kita bedah secara realistis.

Chip M5 Standar: Si Gesit yang Hemat Daya

Jangan remehkan M5 standar. Kalau pekerjaan harian Anda berkutat di seputar penulisan konten, manajemen media sosial, coding ringan, atau bahkan pengeditan video untuk kebutuhan media sosial, M5 ini sebenarnya sudah sangat "overkill".

Salah satu nilai jual yang paling menarik dari versi reguler ini adalah efisiensinya. Dengan daya tahan baterai yang diklaim bisa tembus sampai 24 jam, ini adalah laptop impian buat Anda yang jarang ketemu stopkontak atau hobi kerja pindah-pindah tempat.

Performanya stabil, suhunya adem, dan harganya masih cukup masuk akal untuk kantong profesional di Indonesia. Pendeknya, kalau laptop Anda yang sekarang sudah mulai kembang-kempis dan kerjaan sudah menumpuk, tidak perlu menunda lagi. M5 reguler adalah opsi yang sangat aman.

Mengapa Harus Menunggu M5 Pro dan M5 Max?

Nah, ini beda cerita kalau Anda adalah seorang "Power User" sejati. Ada beberapa alasan kuat kenapa menunggu sampai kuartal pertama 2026 adalah keputusan yang jauh lebih bijak daripada terburu-buru sekarang:

  • Urusan Layar Eksternal: Chip M5 standar biasanya punya batasan dalam mendukung banyak monitor sekaligus. Jika meja kerja Anda butuh tiga atau empat monitor agar bisa produktif, Anda wajib menunggu varian M5 Max. Jangan sampai sudah beli mahal-mahal, ternyata hanya bisa tersambung ke satu monitor tambahan.
  • Bandwidth Memori: Ibarat jalan raya, M5 reguler punya lajur yang luas, tapi M5 Pro dan Max punya "jalan tol" yang jauh lebih lebar. Ini krusial buat Anda yang sering buka aplikasi berat sekaligus atau mengolah data berukuran raksasa.
  • Render 3D dan Animasi: Meskipun M5 sudah punya fitur Ray Tracing, jumlah core GPU di varian Pro dan Max bakal berkali-kali lipat lebih banyak. Selisih waktu render video resolusi tinggi yang cuma beberapa menit bisa sangat berarti kalau Anda mengejar tenggat waktu setiap hari.

Mempertimbangkan Faktor Harga di Indonesia

Satu hal yang sering terlupakan adalah masalah dompet. Saat ini, harga MacBook Pro M5 standar di Indonesia mulai dari Rp27 jutaan. Namun, begitu varian Pro atau Max mendarat nanti, siapkan mental karena harganya kemungkinan besar bakal melonjak tajam, mungkin menyentuh angka Rp40 juta hingga Rp60 jutaan. Kalau anggaran Anda saat ini mentok di angka 30 juta, menunggu varian Pro mungkin hanya akan bikin Anda kecewa karena harganya yang tidak terjangkau.

Kesimpulan

Pilihlah MacBook Pro M5 sekarang kalau Anda butuh laptop yang kencang, baterai awet seharian, dan sudah siap pakai tanpa harus ribet soal spek "dewa". Laptop ini sudah sangat mumpuni buat mayoritas pengguna di luar sana.

Namun, silakan tunggu M5 Pro atau M5 Max di awal 2026 kalau Anda adalah kreator profesional yang penghasilannya bergantung pada kecepatan render dan performa grafis kelas berat. Kadang, kesabaran selama beberapa bulan itu tidak ada apa-apanya dibanding kepuasan memakai laptop yang masih akan terasa kencang hingga 5 atau 7 tahun ke depan.(*)

Sumber: