Harga Samsung Galaxy S25 Ultra Januari 2026, Turun Drastis atau Malah Naik?
Harga Samsung Galaxy S25 Ultra Januari 2026, Turun Drastis atau Malah Naik?. Foto ilustrasi: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Memasuki bulan pertama di tahun 2026, banyak dari kita yang mulai bertanya-tanya apakah sekarang waktu yang tepat untuk meminang Samsung Galaxy S25 Ultra? Setelah setahun menghiasi etalase toko gadget, dinamika harga ponsel flagship paling gahar dari Samsung ini memang cukup menarik untuk diikuti. Ada yang bilang harganya makin miring, tapi tidak sedikit juga yang merasa harganya masih anteng di angka kepala dua.
Mari kita bedah situasi pasar terbarunya supaya Anda tidak menyesal setelah membelinya.
BACA JUGA:Review Xiaomi 15 Ultra, HP Spesifikasi Dewa dengan Kamera Leica 200MP!
Kondisi Harga di Awal Tahun 2026
Kalau kita flashback ke masa awal rilisnya di 2025 lalu, Samsung S25 Ultra ini memang bikin dompet menjerit dengan label harga mulai dari Rp20,9 juta. Nah, pas masuk Januari 2026, jujur saja pergerakan harganya agak di luar prediksi. Bukannya terjun bebas seperti seri-seri lama, harganya justru cenderung "jinak-jinak merpati".
Di beberapa marketplace hijau dan oranye, Anda mungkin sudah bisa menemukan seller yang berani melepas varian 256GB di angka Rp18,2 jutaan sampai Rp19,5 jutaan. Penurunan sekitar 1,5 sampai 2,5 juta rupiah ini sebenarnya lumayan buat jajan aksesoris, tapi jangan berharap dapat harga "setengah harga". Lucunya, di toko fisik atau distributor resmi, harganya seringkali masih tertahan di angka awal. Tapi biasanya mereka main cantik lewat skema tukar tambah (trade-in) yang jauh lebih tinggi nilainya atau bonus cashback bank yang bikin total pengeluaran kita jadi terasa lebih enteng. Jadi, kalau ditanya turun drastis atau tidak, jawabannya: harganya melandai, tapi gengsinya tetap mahal.
BACA JUGA:Perbandingan Vivo X200 vs X200 Pro vs X200 Pro mini, Hingga Bocoran X200 Pro+
Mengapa Harganya Tidak "Terjun Bebas"?
Mungkin Anda berharap harganya turun drastis hingga belasan juta kecil. Namun, ada beberapa alasan kuat mengapa S25 Ultra tetap kokoh di posisi harga premiumnya bahkan setelah satu tahun:
- Biaya Komponen AI yang Tinggi: Tahun 2026 adalah puncaknya demam kecerdasan buatan. Chipset Snapdragon 8 Elite yang tertanam di dalamnya dirancang khusus untuk memproses tugas AI yang berat. Kelangkaan semikonduktor dan biaya lisensi teknologi AI membuat nilai jual perangkat ini tidak merosot secepat generasi-generasi sebelumnya.
- Permintaan yang Tetap Stabil: S25 Ultra masih menjadi standar emas bagi pengguna Android yang mencari produktivitas lewat S Pen dan kemampuan zoom kamera 200 MP yang belum ada tandingannya. Selama peminatnya masih banyak, hukum pasar akan menjaga harganya tetap stabil.
- Update One UI Terbaru: Kabar mengenai pembaruan ke One UI 8.0 berbasis Android 16 di tahun 2026 ini memberikan napas baru bagi ponsel ini. Fitur-fitur seperti Gemini Live dan optimasi Now Brief membuat ponsel ini tetap terasa "segar" dan relevan layaknya ponsel baru.
BACA JUGA:Spesifikasi Lengkap dan Update Harga Vivo X200 Series 2026 di Indonesia
Strategi Membeli: Tunggu S26 atau Sikat Sekarang?
Situasi di bulan Januari biasanya merupakan masa transisi. Mengingat Samsung kemungkinan besar akan memperkenalkan seri S26 dalam waktu dekat, biasanya akan muncul promo "cuci gudang" atau Clearance Sale besar-besaran.
Jika Anda tidak terlalu mengejar desain paling baru dan lebih memprioritaskan performa stabil dengan harga yang sudah sedikit terkoreksi, Januari 2026 adalah momen yang sangat manis untuk membeli S25 Ultra. Ponsel ini masih sangat sanggup diajak bekerja keras hingga 4-5 tahun ke depan, apalagi dengan jaminan update software Samsung yang makin panjang.
Namun, saran kami adalah tetap jeli saat membandingkan harga. Jangan tergiur dengan harga yang terlalu murah di bawah standar pasar (misal di bawah 15 juta untuk barang baru), karena risikonya bisa berupa barang rekondisi atau bukan garansi resmi SEIN.
Bagaimana menurut Anda? Apakah selisih harga 2 jutaan ini sudah cukup menggoda, atau Anda tetap memilih untuk menunggu peluncuran generasi selanjutnya?(*)
Sumber: