MI Darul Ulum Paksa Liburkan Sekolah, Lapangan Penuh Lumpur dan Gerbang Sekolah Jebol
Anak-anak MI Darul Ulum sedang membantu membersihkan sisa lumpur dari banjir Senin malam yang melanda sekolahan mereka.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Pasca hujan deras yang melanda beberapa wilayah Kota CIREBON, khususnya wilayah Kalijaga masih menyisakan lumpur dan genangan.
Ditengah-tengah tersebut, Pemerintah Kota Cirebon memastikan kehadirannya bukan sekadar sebagai peninjau, melainkan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab langsung terhadap warga.
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, turun langsung ke sejumlah lokasi terdampak banjir di Kelurahan Kalijaga, Selasa (6/1).
Dalam kunjungannya, Wakil Wali Kota, Siti Farida Rosmawati didampingi Lurah Kalijaga, Sutisna menyambangi warga serta fasilitas umum yang terdampak, salah satunya Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum.
Menurut Siti Farida, MI Darul Ulum menjadi salah satu titik terdampak paling parah karena lokasinya yang sangat dekat dengan sungai.
"Tadi mengunjungi beberapa warga dan tempat. MI Darul Ulum menjadi yang paling parah sih ya kalau saya lihat karena berdekatan dengan sungai banget," ujarnya.
Ia menjelaskan, pada malam kejadian debit air sungai meningkat cukup besar.
Pintu air yang terlambat dibuka akibat tekanan air menyebabkan luapan ke wilayah yang lebih rendah, termasuk area sekolah dan permukiman warga.
“Setelah pintu air dibuka, Alhamdulillah air bisa surut dengan cepat. Namun, banjir tetap membawa dampak, terutama pada bangunan,” jelasnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan seluruh warga dalam kondisi sehat dan selamat.
"Alhamdulillah untuk warga di sini sehat semua, selamat semua hanya bangunan saja yang kena dampak dari air banjir itu," ungkapnya.
Siti Farida juga menegaskan Pemerintah Kota Cirebon selalu berkomitmen dalam penanganan banjir, khususnya Wali Kota Cirebon bersama dinas-dinas terkait terus berupaya mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang.
“Penanganan banjir ini perlu kerja sama dari hulu ke hilir, termasuk dengan daerah tetangga. Pemerintah Kota sudah beberapa kali bekerja sama dengan BBWS untuk normalisasi sungai, pembangunan dan peninggian tanggul, perbaikan serta revitalisasi drainase dari lingkungan hingga jalan besar,” tegasnya.
Ia juga menghimbau pentingnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Sumber: