Masih Harus Waspada Hujan Deras dan Angin Kencang sampai April
Potensi cuaca ekstrim masih tinggi, status siaga masih diberlakukan hingga April 2026. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Cuaca ekstrim diprediksi masih akan terjadi di wilayah Kota Cirebon.
Pasalnya, musim hujan masih berlangsung, dan sesuai dengan Keputusan Walikota nomor 236 tahun 2025, status Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem, Gelombang Ekstrem dan Abrasi serta Tanah Longsor di Kota Cirebon berlangsung mulai 01 Oktober 2025 sampai 30 April 2026 mendatang.
"Sesuai penetepan status siaga, kita tetap siaga cuaca ekstrim sampai April 2026," demikian disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo, Selasa (13/01).
BACA JUGA:4 Juta Penumpang Pakai Kereta Api Selama 2025
Pada awal Januari 2016 ini, lanjut Andi, curah hujan memang cukup tinggi, sehingga beberapa kali banjir terjadi di Kota Cirebon.
Sampai menjelang pertengahan saat ini, hujan deras disertai angin kencang masig menjadi hal yang harus diwaspadai bersama.
"Sampai dengan ada update dari BMKG, kita tetap harus siaga dan waspada. Perkembangan cuaca masih dinamis," lanjut Andi.
BACA JUGA:Pemkot Akan Rapikan Kabel-kabel Internet yang Semrawut
Maka dari itu, dikatakan Andi, imbauan untuk masyarakat terus diberikan melalui berbagai kanal, temasuk melalui tim tangguh bencana di setiap kelurahan.
Pada musim penghujan saat ini, kata Andi, hujan lebih dominan turun di waktu sore hingga malam hari, sehingga masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di waktu tersebut.
"Tingkatkan kewaspadaan terhadap hujan intensif, terutama di sore–malam hari," imbau Andi.
BACA JUGA:Jangan Asal Jual! Pahami Selisih Harga Buyback Emas di Pegadaian Agar Investasi Tetap Cuan
Hujan deras ini, sering diiringi oleh angin yang berhembus cukup kencang, sehingga masyarakat juga diminta untuk waspada terhadap dampak selanjutnya, yakni pohon tumbang.
Terkhusus untuk titik-titik rawan atau langganan banjir, ditambahkan Andi, titik-titik ini memang menjadi perhatian dan fokus utama, namun masyarakat diminta untuk lebih siaga dan waspada.
Sumber: