Profil Janice Tjen: Dari Pepperdine University hingga Jadi "Giant Killer" di Grand Slam
Profil Janice Tjen: Dari Pepperdine University hingga Jadi "Giant Killer" di Grand Slam. Foto: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Nama Janice Tjen kini tengah menjadi buah bibir di kalangan pencinta olahraga tanah air.
Keberhasilannya menembus babak kedua Australian Open 2026 setelah menumbangkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez, menegaskan statusnya sebagai bintang baru tenis Indonesia.
Namun, prestasi ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari perjalanan panjang yang dimulai dari lapangan universitas di Amerika Serikat.
Awal Karier dan Gemilang di Level Universitas
Lahir di Jakarta pada 6 Mei 2002, Janice Tjen sudah mengenal raket sejak usia 7 tahun.
BACA JUGA:Sejarah Baru! Janice Tjen Singkirkan Leylah Fernandez di Australian Open 2026
Berbeda dengan banyak atlet yang langsung terjun ke sirkuit profesional, Janice memilih jalur pendidikan sambil mengasah kemampuan tenisnya di sistem kompetisi NCAA (National Collegiate Athletic Association) Amerika Serikat.
Ia mengawali karier universitasnya di University of Oregon (2020–2021) sebelum akhirnya pindah ke Pepperdine University (2021–2024). Di Pepperdine, Janice menjelma menjadi kekuatan yang diperhitungkan:
- Meraih gelar Sarjana Sosiologi pada tahun 2024.
- Menjadi ITA All-American dan sempat menduduki peringkat #1 nasional di nomor ganda bersama Savannah Broadus.
- Membawa tim Pepperdine Waves hingga ke babak final NCAA Tennis Championship.
BACA JUGA:Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Lawan, Jam Tayang, dan Stadion
Pengalaman bertanding di level universitas inilah yang membentuk mentalitas baja Janice sebelum memutuskan terjun sepenuhnya ke dunia profesional pada tahun 2024.
2025: Tahun Terobosan (The Breakthrough Year)
Tahun 2025 menjadi titik balik bagi karier Janice. Ia mencatatkan lonjakan peringkat yang fantastis, merangkak dari posisi di luar 400 besar hingga menembus Top 60 dunia. Beberapa pencapaian fenomenalnya meliputi:
- Juara Chennai Open 2025 (WTA 250): Janice menjadi petenis tunggal putri Indonesia pertama yang menjuarai turnamen WTA sejak Angelique Widjaja pada tahun 2002.
- Juara Ganda: Meraih gelar di Guangzhou Open dan Chennai Open bersama pasangan andalannya, Aldila Sutjiadi.
- Debut US Open 2025: Lolos dari babak kualifikasi dan berhasil mencapai babak kedua di New York, sebuah prestasi yang sudah absen selama 21 tahun bagi Indonesia.
BACA JUGA:Update Harga iPhone 14 Januari 2026: Turun Drastis, Kini Mulai 8 Jutaan?
Julukan "Giant Killer" di Grand Slam
Janice Tjen mulai dijuluki sebagai "Giant Killer" karena kemampuannya menumbangkan pemain-pemain top dunia yang secara peringkat berada jauh di atasnya. Di US Open 2025, ia menyingkirkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova.
Kini di Australian Open 2026, ia kembali membuktikan ketangguhannya dengan mengalahkan Leylah Fernandez, sang finalis US Open 2021.
Dengan gaya main yang tenang, servis pertama yang efisien, dan ketajaman di area net, Janice kini menjadi ancaman serius bagi petenis elite dunia.
Biodata Singkat Janice Tjen
Sumber: