Bukan CVT Biasa! Mengupas Teknologi S+ Shift pada Honda Prelude 2026

Bukan CVT Biasa! Mengupas Teknologi S+ Shift pada Honda Prelude 2026

Bukan CVT Biasa! Mengupas Teknologi S+ Shift pada Honda Prelude 2026. Foto: Hondainfocenter/ Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Selama ini, bagi para antusias otomotif, transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) sering kali dianggap sebagai "musuh" dari kesenangan berkendara.

Karakteristiknya yang halus dan minim hentakan memang nyaman untuk penggunaan harian, namun terasa hambar saat diajak bermanuver di lintasan balap.

Namun, Honda tampaknya ingin mematahkan stigma tersebut melalui Honda Prelude 2026.

Hadir sebagai mobil sport hybrid pertama di Asia Tenggara, Prelude membawa inovasi bernama S+ Shift.

BACA JUGA:Hanya 40 Unit! Honda Prelude 2026 Resmi Rilis di Indonesia dengan Harga di Bawah Rp1 Miliar

Teknologi ini menjadi jawaban Honda bagi pengemudi yang merindukan sensasi mekanis namun tetap ingin menikmati efisiensi mesin e:HEV.

Simulasi 8-Percepatan yang Menipu Indra

S+ Shift bukanlah sekadar mode "Sport" biasa. Sistem ini dirancang untuk mensimulasikan perpindahan gigi layaknya transmisi manual atau dual-clutch (DCT) hingga 8-percepatan.

Saat Anda menginjak pedal gas lebih dalam, sistem kontrol pada Prelude akan menciptakan "interupsi" tenaga sesaat yang memberikan sensasi hentakan halus setiap kali jarum RPM virtual naik.

BACA JUGA:Sport Hybrid Pertama di Asia Tenggara, Inilah 5 Alasan Honda Prelude 2026 Bakal Jadi Rebutan Kolektor

Hasilnya? Anda tidak akan merasakan efek "karet gelang" yang sering dikeluhkan pada CVT konvensional.

Sebaliknya, pengemudi akan merasakan dorongan tenaga yang berjenjang, seolah-olah ada gir fisik yang berpindah di balik kap mesin.

Sinkronisasi Suara dan Adrenalin

Teknologi S+ Shift tidak bekerja sendirian. Honda mengintegrasikannya dengan Active Sound Control yang disalurkan melalui sistem audio Bose.

Saat fitur ini aktif, suara mesin bensin 2.0L Atkinson Cycle akan terdengar lebih gahar dan sinkron dengan fluktuasi kecepatan.

BACA JUGA:Spesifikasi Yamaha Mio M3 125: Fleksibilitas dengan Sistem Starter Ganda Elektrik

Sumber:

Berita Terkait