Denza B5 Hadir di Indonesia, Apakah Ditampilkan di IIMS ini Dia Spesifikasinya
Denza B5. Foto:ISTIMEWA/Rakcer.disway.id--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Beberapa produsen otomotif di Indonesia sudah sibuk menyiapkan mobil-mobil baru buat menyambut Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Pameran yang akan digelar Februari nanti ini memang selalu jadi panggung besar buat merek-merek dunia.
Apalagi buat unjuk gigi teknologi dan produk unggulan mereka. Fokus utamanya? Segmen kendaraan elektrifikasi yang terus naik daun.
Di tengah hiruk-pikuk persiapan itu, BYD Group, lewat merek premiumnya Denza B5, mulai menarik perhatian. Pabrikan asal Tiongkok ini terima kasih kode bakal bawa model baru ke pasar Indonesia.
Meski begitu, mereka masih rapat membahas soal detail waktu dan model yang akan mereka luncurkan. Pada artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang kendaraan mobil Denza B5 dan juga spesifikasi dari mobil Denza B5.
BACA JUGA:Perbandingan Poco X8 Pro dan Poco X7 Pro: Apakah Layak untuk Upgrade Tahun Ini?
Spesifikasi
Kategori Spesifikasi Utama
- Tipe Kendaraan : SUV plug-in hybrid (PHEV)
- Mesin Bensin : 1.5 L turbocharged
- Motor Listrik : Dual motor (depan & belakang)
- Sistem Penggerak : AWD (All-Wheel Drive)
- Total Tenaga : ±425 kW (lebih dari 600 hp)
- Total Torsi : ±760 Nm
- 0–100 km/jam : ±4,8 detik
- Baterai : BYD Blade Battery ~31,8 kWh
- Jangkauan Listrik EV : ±90 km (WLTC)
BACA JUGA:Perbandingan Denza B5 dan Tesla Model Y: Siapa Raja SUV Listrik Mewah di Tahun 2026?
- Platform : DMO (Dual-Mode Off-Road)
- Struktur Rangka Body-on-Frame
- Kemampuan Off-Road Differential locks, AWD, cocok medan berat
- Kapasitas Tangki Bahan Bakar : ±83 L (variasi tergantung pasar)
- Rasio Towing : Hingga ±3.000 kg braked towing capacity
- Dimensi (Perkiraan) Panjang ±4.888 mm – Lebar ±1.970 mm – Wheelbase ±2.800 mm
- Bobot Kosong ±2.897 kg
Peforma Denza B5
SUV tualang ini benar-benar punya performa yang mantap. Sistem plug-in hybrid (PHEV) di mobil ini nggabungin dua motor satu di roda depan, satu di belakang plus mesin konvensional. Hybrid Special Longitudinal 1.5T-nya ngasih tenaga 135 kW sama torsi 260 Nm.
Kalau digabung sama dua motornya, total tenaga yang keluar bisa tembus 400 kW, atau sekitar 536 hp, dan torsinya 760 Nm. Lumayan buas buat ukuran SUV.
Baterainya udah pakai Blade Battery, kapasitasnya 31,8 kWh. Ada tambahan tangki bensin 83 liter juga. Jadi, B5 ini sanggup jalan sampai 975 km (NEDC kombinasi) atau 850 km (WLTC kombinasi). Kalau cuma pakai baterai, jaraknya bisa 90 km (WLTC) atau 100 km (NEDC). Akselerasi dari 0 ke 100 km/jam? Cuma makan waktu 4,3 detik.
Begitu duduk di balik setir, rasanya nggak jauh beda sama SUV biasa. Kap mesin yang gede langsung kelihatan jelas di depan mata. Pandangan ke depan juga lega, gara-gara kaca depannya tegak. Cuma, pilar A-nya memang agak besar, jadi sedikit nutupin sudut pandang di sisi tertentu
Injak pedal gas sebentar, tenaga langsung terasa nendang. Torsi yang melimpah jadi senjata utama SUV ini, berkat motor listriknya. Tapi, pengalaman pertama ini nggak cuma soal akselerasi cepat. Track off-road yang disiapkan punya 27 tantangan berbeda, kebanyakan buat nunjukin gimana B5 ini bisa tetap lincah di kondisi ekstrem. Tanjakan 42 derajat? Bisa. Jalan miring 20 derajat? Lewat juga tanpa drama.
BACA JUGA:Ramalan Shio Besok Kamis, 29 Januari 2021 Waktunya Bebenah Diri Kuda, Monyet, dan Kambing
Di sesi uji coba ini, fitur climbing otomatis langsung kelihatan bedanya. Rasanya kayak pakai low gear di 4x4 konvensional, tapi jauh lebih simpel. Tinggal pilih menu di layar, mobil langsung jalan pelan-pelan nanjak sendiri.
Sumber: