Munggahan Tradisi Jelang Puasa Ramadan yang Penuh Makna
Munggahan Tradisi Jelang Puasa Ramadan yang Penuh Makna / Foto : Pinterest / Rakyatcirebondisway.id-Istimewa-Istimewa
CIREBON, RAKYATCIREBONDISWAY.ID - Indonesia memiliki beragam tradisi jelang puasa Ramadan, salah satunya Munggahan. Tradisi Munggahan biasanya dilakukan oleh masyarakat Sunda untuk menyambut bulan suci Ramadan.
Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. Munggahan berasal dari kata bahasa sunda 'Munggah' yang artinya berjalan/naik atau keluar dari kebiasaan kehidupan sehari-hari.
Dalam sebuah tradisi Sunda khususnya, Munggahan menjadi agenda penting yang harus dilalui oleh seluruh masyarakat. Masyarakat biasanya mengisi tradisi Munggahan dengan cara-cara berikut ini.
BACA JUGA:Promo JSM Indomaret Terbadu Periode 10 - 23 Februari 2026 Berbagai Produk Diskon 30%
• Membersihkan makam keluarga,
• Membersihkan seluruh anggota badan dengan keramas sebagai sunnah Rasulullah SAW,
• Saling meminta maaf kepada orangtua, teman, sahabat dan kerabat.
Munggahan biasanya dilakukan pada akhir bulan Sya'ban, satu atau dua hari menjelang Ramadan. Selain itu, Munggahan juga bisa dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga dan kerabat, makan bersama, dan saling bermaafan serta berdoa bersama.
Tradisi munggahan telah ada sejak lama dan diyakini berasal dari masa penyebaran Islam di tanah Sunda.
Ketika Islam mulai berkembang di Nusantara, para ulama dan penyebar agama Islam menggunakan pendekatan budaya untuk mengajarkan ajaran Islam kepada masyarakat. Salah satu bentuk pendekatan tersebut adalah mengadopsi dan memberikan makna Islami pada tradisi yang sudah ada, termasuk munggahan.
Makna munggahan sendiri sangat dalam, baik dari segi spiritual maupun sosial. Secara spiritual, munggahan adalah momen refleksi diri sebelum memasuki bulan Ramadhan.
BACA JUGA:Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Imlek 2026 Menurut SKB 3 Menteri
Masyarakat diajak untuk membuka lembaran baru dengan hati yang bersih, meninggalkan kesalahan di masa lalu, dan bersiap menjalani ibadah puasa dengan penuh keikhlasan.
Sementara itu, secara sosial, munggahan memiliki makna sebagai bentuk kebersamaan dan gotong royong.
Sumber: