Kunjungan Singkat Bupati Cirebon Dinilai Belum Serap Keluhan Pedagang di Pasar Pasalaran
KELUHAN. Salah satu pedagang daging di Pasar Pasalaran, Linda menilai kunjungan mendadaknya Bupati Cirebon belum menyerap keluhan pedagang di pasar tersebut.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Kunjungan mendadak Bupati CIREBON ke Pasar Pasalaran, Jumat (13/2) menghadirkan semangat tersendiri bagi para pedagang.
Di sela aktivitas jual beli yang kian sepi, kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Cirebon itu menjadi perhatian tersendiri, khususnya bagi pedagang daging.
Salah satu pedagang daging sapi dan ayam yang telah berjualan sejak 1992, Linda mengaku bangga lapaknya disinggahi Bupati.
“Alhamdulillah, senang sekali dikunjungi Pak Bupati. Suatu kehormatan bagi saya, khususnya pedagang daging,” ujar Linda saat ditemui di lapaknya.
Selama kurang lebih 32 tahun, Linda konsisten menjual daging sapi. Sementara usaha daging ayam mulai ia rintis pada 2015.
Meski bertahan puluhan tahun di pasar tradisional, ia mengaku kondisi saat ini jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Jualan daging sapi di pasar ini itu dari tahun 1992 tapi kalau daging ayam sih 2015. Jadi ya tau kondisi saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu," ucapnya.
Menurutnya, kunjungan Bupati Cirebon tersebut berlangsung singkat sehingga keluhan pedagang belum tersampaikan secara menyeluruh.
“Kita mana sempat menyampaikan seperti itu. Pak Bupati di sini hanya sekadar kontrol. Durasi kunjungannya tidak banyak menitnya,” tuturnya.
Linda menyebut harga daging sapi kualitas super saat ini mencapai Rp140 ribu per kilogram, naik dari pekan sebelumnya yang masih di kisaran Rp135 ribu.
Untuk bagian tenderloin dan sirloin, harga bahkan menyentuh Rp150 ribu per kilogram. Namun, demi menjaga pelanggan, ia meratakan harga di angka Rp140 ribu.
"Daging sapi Rp 140 ribu, itu yang super ya, sementara tenderloin dan sirloin itu sebenernya 150 ribu cuma saya jual ratain sama daging super lainnya," ungkapnya.
Sementara itu, Linda menambahkan, daging ayam broiler ukuran besar dijual Rp37 ribu per kilogram.
"Untuk ayam ukuran kecil atau baby broiler, harganya lebih mahal dengan selisih Rp3 ribu hingga Rp4 ribu per kilogram," tambahnya.
Sumber: