Gerakan Bersih-Bersih Masjid, DKM Terbaik Dijadwalkan Umroh
Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M.Si-(Bubud Sihabudin-Rakyat Cirebon)
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memberikan apresiasi atas konsistensi Gerakan Bersih-Bersih Masjid (BBM) dan Shalat Subuh Berjamaah yang digagas Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kuningan. Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan Tarhib Ramadan di Masjid Syiarul Islam, Minggu (15/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati Dian menjelaskan, Tarhib Ramadan dimaknai sebagai refleksi dan persiapan batin sebelum memasuki bulan penuh ibadah.
“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Menyambutnya tidak cukup dengan membersihkan masjid, tetapi juga membersihkan hati dari prasangka, kesombongan, dan kelelahan iman,” ujarnya di hadapan para pengurus DKM dan tokoh agama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat daerah dan unsur keagamaan, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kuningan, Kabag Kesra, pimpinan MUI, Ketua DMI Kabupaten Kuningan, serta para ketua DKM dari berbagai kecamatan.
Bupati Dian mengaku bersyukur gerakan bersih masjid kini tumbuh menjadi budaya positif di berbagai pelosok Kuningan. Menurutnya, masjid yang terawat dan bersih mencerminkan kesungguhan pengurus serta kesiapan spiritual umat dalam menyambut Ramadan.
Selain BBM, ia juga menyoroti pentingnya membiasakan shalat subuh berjamaah. Bupati bahkan berbagi pengalaman mengikuti shalat subuh berjamaah di salah satu musala, meski jumlah jemaah masih terbatas. Namun baginya, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan berdampak besar bagi kemakmuran masjid.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan keistiqomahan pengurus masjid, Pemerintah Kabupaten Kuningan berencana memberikan apresiasi khusus kepada DKM terbaik. Salah satunya dengan memberangkatkan pengurus terpilih untuk melaksanakan ibadah umroh setelah Idul Fitri.
“Ini bukan sekadar hadiah, tetapi dorongan agar semangat memakmurkan masjid dan memperkuat kebersamaan terus terjaga,” tegas Bupati.
Lebih jauh, Bupati Dian menekankan bahwa pembangunan daerah tidak semata berfokus pada infrastruktur fisik. Penguatan iman, pembinaan akhlak, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia justru menjadi fondasi utama kemajuan Kuningan.
“Pembangunan sejatinya menghadirkan kebahagiaan lahir dan batin. Pemerintah akan terus berjalan seiring dengan para ulama. Tanpa bimbingan mereka, arah pembangunan bisa melenceng,” katanya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Tarhib Ramadan sebagai titik awal pembaruan niat dan penguatan ukhuwah. Ia optimistis, kebaikan yang dilakukan secara ikhlas akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Kuningan yang religius, harmonis, dan berkemajuan. (Bud)
Sumber: