7 Fakta Unik Astronaut Artemis 2 yang Mungkin Belum Anda Tahu

7 Fakta Unik Astronaut Artemis 2 yang Mungkin Belum Anda Tahu

7 Fakta Unik Astronaut Artemis 2 yang Mungkin Belum Anda Tahu. Foto: Pinterest/Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Eksplorasi ruang angkasa selalu menyimpan daya tarik yang magis bagi penduduk Bumi.

Di tahun 2026 ini, fokus dunia tertuju pada Misi Artemis 2, sebuah perjalanan bersejarah yang akan membawa manusia kembali melintasi orbit bulan setelah puluhan tahun vakum.

Namun, di balik kecanggihan roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion, ada empat sosok manusia luar biasa yang terpilih untuk mengemban misi ini.

Mungkin Anda sudah tahu nama-nama mereka: Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen.

Tapi, tahukah Anda sisi personal dan kejadian menarik di balik terpilihnya mereka?

BACA JUGA:Mengenal Christina Koch, Wanita Pertama dalam Sejarah di Misi Artemis 2

Berikut adalah 7 fakta unik astronaut Artemis 2 yang akan membuat Anda semakin kagum dengan kuartet perintis ini.

1. Kuartet Paling Beragam dalam Sejarah NASA

Berbeda dengan misi Apollo di masa lalu yang seluruhnya terdiri dari pria kulit putih, Artemis 2 adalah simbol inklusivitas abad ke-21.

Misi ini mencatatkan tiga sejarah sekaligus: Christina Koch sebagai wanita pertama, Victor Glover sebagai orang kulit berwarna pertama, dan Jeremy Hansen sebagai warga negara non-Amerika (Kanada) pertama yang terbang menuju orbit bulan.

Ini adalah pesan kuat bahwa bulan adalah milik seluruh umat manusia.

BACA JUGA:Profil 4 Astronot Misi Artemis 2: Manusia Pertama yang Kembali ke Orbit Bulan

2. Christina Koch: Sang Pemegang Rekor Ketahanan

Christina Koch bukan sekadar "pelengkap" gender dalam misi ini. Ia adalah salah satu astronaut paling tangguh yang pernah dimiliki NASA.

Koch memegang rekor sebagai wanita dengan durasi penerbangan luar angkasa tunggal terlama, yakni 328 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Pengalamannya menghabiskan waktu hampir setahun di lingkungan mikrogravitasi menjadi data medis krusial bagi kesuksesan Artemis 2.

3. Victor Glover dan "Panggilan Sayang" untuk Kapsulnya

Sumber: