Progres Baru 21 Persen, Pembangunan Gedung Baru BPBD Cirebon Ditarget Rampung Juli 2026

Progres Baru 21 Persen, Pembangunan Gedung Baru BPBD Cirebon Ditarget Rampung Juli 2026

PROGRES. Pembangunan Gedung BPBD baru diangka 21 persen. Ditargetkan rambung Juli 2026. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Pembangunan gedung baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon terus berjalan. Hingga pekan ke-12 masa kontrak, progres pembangunan proyek senilai lebih dari Rp6 miliar tersebut baru mencapai sekitar 21 persen.

Gedung BPBD yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber ini mulai dibangun sejak 23 Januari 2026. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 21 Juli 2026 dengan masa pekerjaan selama 180 hari kalender.

BACA JUGA:Kebon Sufi Gelar Peringatan 40 Hari Wafatnya Khamenei dan Diskusi Hubungan Budaya Indonesia-Iran

Gedung yang dirancang dua lantai itu dibangun di atas lahan seluas 4.500 meter persegi. Luas bangunannya sekitar 1.600 meter persegi. Bangunan tersebut memiliki dimensi sekitar 28 meter lebar dan 25 meter panjang.

Nilai kontrak pembangunan mencapai Rp6.043.950.000 dari pagu anggaran Rp6.500.000.000. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Berkah Rahayu.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cirebon, Syamsul Huda menjelaskan, progres pembangunan yang masih berada di angka 21 persen. Ia menilai capaian itu masih dianggap dalam batas wajar.

Pasalnya, tahap awal pembangunan memang lebih banyak difokuskan pada pekerjaan struktur dasar. Itu membutuhkan waktu relatif lebih lama.

BACA JUGA:Komisi IV Soroti Penggunaan Anggaran Pendidikan, Dorong Penguatan Karakter Siswa

Salah satunya proses betonisasi. Memerlukan waktu pengeringan hingga 14 hari agar struktur bangunan benar-benar kuat dan sesuai standar konstruksi.

Selain itu, pengerjaan pondasi menggunakan metode bore pile juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kecepatan pekerjaan. Metode ini dilakukan dengan pengeboran tanah secara vertikal untuk membangun pondasi dalam yang kokoh.

“Proses awal memang cukup memakan waktu, apalagi ditambah faktor cuaca yang masih berada di musim penghujan. Itu sangat berpengaruh terhadap ritme pekerjaan di lapangan,” ujar Syamsul, Senin (13/4).

Meski demikian, pihaknya tetap optimistis pembangunan gedung BPBD tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal kontrak.
“Kita berkontrak sejak 23 Januari sampai 21 Juli atau 180 hari kalender. Dengan waktu yang tersedia, kami yakin pengerjaan masih bisa selesai sesuai target,” katanya.

BACA JUGA:PGRI Minta Kepastian Status 1.805 PPPK Paruh Waktu di Lingkungan Disdik

Menurut Syamsul, setelah tahap struktur dasar selesai, progres pembangunan biasanya akan meningkat lebih cepat. Pekerjaannya beralih ke tahap konstruksi bangunan atas.

Ia berharap, keberadaan gedung baru tersebut nantinya dapat meningkatkan kapasitas serta efektivitas kinerja BPBD Kabupaten Cirebon, terutama dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah tersebut.

“Dengan tempat yang lebih representatif, koordinasi, penanganan darurat, hingga pelayanan kepada masyarakat diharapkan bisa berjalan lebih optimal,” pungkasnya. (zen)

Sumber: