UINSSC Perkuat Transformasi Digital, Hijau, dan Transparan di Dunia Pendidikan
Rektor UINSSC, Prof Dr H Aan Jaelani MAg menyampaikan, visi World-Class University for All 2030.-ISTIMEWA/RAKYAT CIREBON-
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 kemarin, dimanfaatkan Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati CIREBON (UINSSC) untuk mempertegas arah transformasi menuju kampus masa depan berbasis digital, berkelanjutan, dan transparan.
Sebagai universitas Islam siber pertama di Indonesia, UINSSC terus mendorong perubahan menyeluruh, tidak hanya dalam aspek teknologi, tetapi juga tata kelola dan nilai-nilai keberlanjutan.
Transformasi ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2024 yang menjadi landasan perubahan kelembagaan menuju Cyber Islamic University.
Rektor UINSSC, Prof Dr H Aan Jaelani MAg menyampaikan, visi World-Class University for All 2030 menjadi arah strategis yang mengintegrasikan teknologi, nilai spiritual, keberlanjutan lingkungan, dan keterbukaan informasi publik.
“Transformasi ini bukan sekadar digitalisasi, tetapi membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan akuntabel,” ujarnya kepada Rakyat Cirebon, belum lama ini.
Dalam aspek digital, UINSSC telah mengimplementasikan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Learning Management System (LMS), serta teknologi cloud computing untuk mendukung proses pembelajaran yang fleksibel dan efisien.
Kebijakan paperless office juga diterapkan guna meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi jejak karbon.
Di sisi lain, komitmen terhadap lingkungan diwujudkan melalui konsep Green Campus yang mengacu pada standar global seperti UI GreenMetric.
Program ini mencakup efisiensi energi, pengelolaan limbah, konservasi air, hingga pengembangan ruang terbuka hijau.
Tak hanya itu, UINSSC juga memperkuat tata kelola melalui pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada Juli 2025.
Langkah ini diambil untuk memastikan keterbukaan informasi publik berjalan secara cepat, tepat, dan akuntabel.
Melalui PPID, kampus mendorong transparansi layanan publik, digitalisasi sistem informasi, serta peningkatan partisipasi masyarakat.
Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi.
Sebagai kampus berbasis teknologi, UINSSC juga menghadapi tantangan limbah elektronik (e-waste).
Sumber: