Rotasi-Mutasi Tanpa Libatkan Wakil Walikota, PKB Bereaksi!!
DPC PKB Kota Cirebon memberikan warning kepada Walikota, untuk berjalan bersama dengan wakilnya dalam menjalanu roda pemerintahan. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bereaksi terhadap proses rotasi, mutasi dan promosi yang digelar oleh Pemkot, yang berjalan tanpa melibatkan Wakil Walikota Cirebon.
PKB sendiri merupakan partai pengusung utama pasangan Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati pada Pilkada 2024, sampai mereka memenangkan pertarungan dan saat ini kweuanya menjabat.
Namun dalam perjalanannya, Edo-Farida seakan ecah kongsi, dan itu kembali terulang dalam rotasi mutasi gerbong besar pada Senin kemarin. Hal ini memicu reaksi dari PKB, partai dari Siti Farida sendiri.
BACA JUGA:1000 Imam Masjid sampai Guru Ngaji Terima Bantuan dari Baznas
Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Syaifurrohman mengatakan, partainya tersinggung dengan sikap Walikota dalam menjalankan roda pemerintahan, karena dalma berbagai hal, terutama kebijakan-kebijakan strategis, Wakil Walikota selalu tak dilibatkan.
"Maka kami PKB harus bersikap, kami harus mengingatkan komitmen kepala daerah, komitmen awal Effendi Edo dan Siti Farida Rismawati," ungkap Gus Ipul, sapaan akrabnya.
PKB, lanjut Gus Ipul, meminta Walikota untuk merubah sikap, karena harus ada solusi agar Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah bisa menjalin komunikasi dengan baik.
BACA JUGA:BRI SUPER LEAGUE: Hasil Persija Jakarta vs Persijap Jepara Skor 2-0
"Harus ada solusi agar kedepan Kota Cirebon bisa lebih baik, dan awali oleh pemimpinnya yang baik," lanjut Gus Ipul.
Diakui Gus Ipul, pasca kemenangan Edo-Farida, pelantikan, hingga pemerintahan berjalan satu tahun ini, parpol koalisi sama sekali belum diajak bertemu secara resmi, sehingga ia meminta agar semua persoalan yang ada, dan memicu keretakan antara Walikota dan Wakil Walikota segera diselesaikan dengan duduk bersama.
"PKB mengingatkan konduktivitas yang utama. Harapan kami, sebagai pengantar pasangan Edo-Farida, komitmen awal yang kami ingatkan ini bisa diselesaikan di satu meja. Kita akan selalu mengingatkan, dan PKB siap memediasi jika diperlukan," kata Gus Ipul.
Senada, Sekretaris DPC PKB Kota Cirebon, Ide Bagus Arief Setiawan juga mengatakan bahwa satu tahun lebih pasca koalisi memenangkan Pilkads, belum ada pertemuan resmi, sehingga komitmen awal yang dibahas saat proses pemenangan sama sekali diabaikan.
"Komitmen awal, ada perjanjian untuk bersama-sama menjalankan roda pemerintahan, berbagi peran dan ada pelibatan. Tapi dari statemen Wakil Walikota, menunjukkan tidak ada komunikasi, bahkan tidak dilibatkan dalam berbagai hal, terutama kebijakan strategis," kata Ibas, sapaan akrabnya.
Sumber: