Dominasi Walikota Tanpa Libatkan Wakil Terus Disorot PKB
Sekretaris DPC PKB Kota Cirebon, Ide Bagus Arief Setiawan. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Relasi kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon terus disorot oleh PKB.
Sekretaris PKB Kota Cirebon, Ide Bagus Arief Setiawan kembali menanggapi dinamika yang berkembang terkait relasi kepemimpinan ini.
"Saya memandang bahwa peristiwa ini harus ditempatkan secara jernih dalam kerangka etika politik dan tata kelola pemerintahan yang baik," ungkap Ibas, sapaan akrabnya kepada Rakyat Cirebon, Rabu (06/05).
Dimata hukum, lanjut Ibas, Siti Farida Rosmawati adalah Wakil Walikota Cirebon, pemimpin daerah yang memiliki legitimasi politik dan konstitusional yang setara dalam struktur pemerintahan daerah.
Oleh karena itu, pelibatan Wawali dalam proses strategis, termasuk kebijakan rotasi dan mutasi pejabat, bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari prinsip kolektif-kolegial dalam kepemimpinan daerah yang harus dilaksanakan.
"Apa yang disampaikan Ibu Farida kepada rekan-rekan media terkait minimnya komunikasi harus dibaca sebagai alarm etika pemerintahan, bukan sekadar ekspresi personal," jelas Ibas.
BACA JUGA:Tinggali Pesta Perpisahan yang Mewah, Ratusan Siswa SMAN 6 Cirebon Tanam 750 Mangrove
Menurutnya, ekspresi Wakil Walikota ini adalah sinyal penting bahwa tata kelola perlu diperkuat agar tidak terjadi disfungsi koordinasi di level pimpinan.
"Kami di PKB sebagai partai yang mengusung dan memenangkan di Pilkada 2024 lalu menegaskan bahwa: Pemerintahan yang kuat lahir dari sinergi, bukan dominasi sepihak," ujar Ibas.
Ibas kembali mengingatkan, bahwa stabilitas birokrasi membutuhkan kepercayaan antar pimpinan, dan kepercayaan hanya bisa dibangun melalui komunikasi yang terbuka, setara, dan saling menghormati komitmen yang telah disepakati bersama.
BACA JUGA:Banpol 2026 Tembus Rp5,7 Miliar, Ini Rincian Perolehan Partai di Kabupaten Cirebon
"PKB melihat Ibu Farida telah menunjukkan komitmen moral dan kepemimpinan yang berpihak pada profesionalitas ASN serta keberlanjutan sistem pemerintahan yang bersih dan transparan. Sikap beliau yang terbuka justru memperlihatkan tanggung jawab sebagai pemimpin," jelas Ibas.
Dalam konteks ini, maka PKB mendorong seluruh pihak, termasuk Walikota Cirebon untuk muhasabah.
Sumber: