Keluhan Layanan KIR Viral di Medsos

Keluhan Layanan KIR Viral di Medsos

JELASKAN. Kasi Pengujian Sarana Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Kabupaten Cirebon, Diyanto, membenarkan adanya kendala teknis saat pelayanan hingga akhirnya viral di Medsos. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--

*** Dishub Cirebon Akui Gangguan Jaringan Picu Antrean

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID — Keluhan warga terkait lamanya proses layanan KIR kendaraan viral di media sosial. Salah satunya, diunggah pemilik akun Bahrul Ulum melalui platform facebook. Ia membagikan pengalamannya, antre berjam-jam saat mengurus perpanjangan KIR di Kabupaten Cirebon.

Padahal, jumlah kendaraan tidak terlalu banyak. Keluhan tersebut akhirnya memicu respons dari warganet. Ratusan interaksi dan komentar mengaku mengalami hal serupa.

Menanggapi hal itu, Kasi Pengujian Sarana Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon, Diyanto SSos membenarkan adanya kendala teknis saat pelayanan berlangsung. Ia menganggap, kritik yang viral tersebut sebagai masukan dari masyarakat. 

"Bahan evaluasi bagi kami. Saat kejadian memang terjadi gangguan pada aplikasi karena jaringan yang tidak mendukung,” ujarnya, Rabu (6/5).

Bang Andre--sapaan akrabnya, menjelaskan masyarakat belum banyak yang mengetahui, Dishub telah memberlakukan pendaftaran secara online lewat aplikasi.

BACA JUGA:Arus Mudik 2026, Dishub Kuningan Perketat Ramp Check dan Pengawasan ODOL

Namanya aplikasi Diujiken. Layanan uji kendaraan sangat bergantung pada sistem jaringan dan aplikasi. Kendalanya, ketika terjadi gangguan, proses pelayanan menjadi terhambat.

“Pelayanan uji kendaraan ini hampir 100 persen berbasis jaringan dan aplikasi. Jika terjadi error, kami tetap melayani secara manual,” jelasnya.

Menurutnya, langkah tersebut diambil agar masyarakat tetap terlayani dan tidak kecewa meskipun sistem mengalami gangguan.

“Jangan sampai masyarakat yang datang merasa kecewa. Maka ketika aplikasi bermasalah, pelayanan tetap berjalan secara manual, meski memang menjadi kendala,” katanya.

Selain itu, Bang Andre menambahkan, gangguan jaringan bukan kali pertama terjadi. Biasanya berlangsung singkat. Berbeda dengan kejadian yang viral, gangguan saat itu berlangsung cukup lama, hampir dua jam.

“Biasanya tidak lama, tapi kemarin itu cukup lama, hampir dua jam. Setelah itu kembali normal dan kami lanjut menggunakan aplikasi,” ungkapnya.

Penyebabnya, faktor cuaca dapat memengaruhi kestabilan jaringan. Akhirnya hal itu berdampak pada kelancaran pelayanan.

Sumber: