Daftar Tarif Listrik Mei 2026: Cek per kWh Non-Subsidi dan Subsidi

Daftar Tarif Listrik Mei 2026: Cek per kWh Non-Subsidi dan Subsidi

Daftar Tarif Listrik Mei 2026: Cek per kWh Non-Subsidi dan Subsidi. Foto: PLN/Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Memasuki bulan Mei 2026, banyak dari kita mulai menghitung kembali anggaran rumah tangga, termasuk alokasi untuk biaya listrik. Pertanyaan yang sering muncul adalah: "Apakah tarif listrik bulan ini naik?"

Kabar baiknya, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengetok palu bahwa tarif tenaga listrik untuk periode triwulan II (April hingga Juni) tahun 2026 dinyatakan tetap atau tidak mengalami perubahan.

Keputusan ini diambil guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas ekonomi nasional di tengah fluktuasi harga energi global.

Mari kita simak rincian lengkap tarif listrik PLN yang berlaku sepanjang bulan Mei 2026 ini.

BACA JUGA:Promo Indomaret Minggu Ini 7-13 Mei 2026: Susu Indomilk Rp13.900 & Silver Queen Rp12.500!

Mengapa Tarif Listrik Mei 2026 Tidak Naik?

Meskipun variabel ekonomi makro seperti kurs rupiah terhadap dollar AS, harga minyak mentah Indonesia (ICP), hingga inflasi mengalami dinamika, pemerintah memilih untuk memberikan kepastian biaya kepada konsumen.

Data yang digunakan sebagai dasar perhitungan tarif bulan ini mengacu pada realisasi parameter ekonomi periode November 2025 hingga Januari 2026.

Rincian Tarif Listrik PLN per kWh (Mei 2026)

Berikut adalah daftar harga listrik per kilowatt-hour (kWh) untuk berbagai golongan pelanggan, mulai dari rumah tangga kecil hingga industri:

1. Golongan Rumah Tangga Non-Subsidi

Bagi Anda pengguna listrik pascabayar maupun prabayar (token) dengan daya mulai dari 900 VA (RTM) ke atas, berikut adalah detail tarifnya:

BACA JUGA:BMKG Pantau Pergerakan Bibit Siklon Baru di Samudra Pasifik, Dampak Cuaca Ekstrem Intai 10 Provinsi

  • Daya 900 VA (R-1/TR - RTM): Rp 1.352 per kWh.
  • Daya 1.300 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh.
  • Daya 2.200 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh.
  • Daya 3.500 VA hingga 5.500 VA (R-2/TR): Rp 1.699,53 per kWh.
  • Daya 6.600 VA ke atas (R-3/TR): Rp 1.699,53 per kWh.

2. Golongan Rumah Tangga Subsidi

Pemerintah masih memberikan subsidi penuh bagi kelompok masyarakat tertentu agar beban biaya energi tetap terjangkau:

  • Daya 450 VA: Rp 415 per kWh.
  • Daya 900 VA (Subsidi): Rp 605 per kWh.

3. Golongan Bisnis, Industri, dan Pemerintah

Selain rumah tangga, tarif untuk sektor usaha dan fasilitas umum juga tetap stabil pada bulan Mei ini:

  • Bisnis B-2/TR (6.600 VA - 200 kVA): Rp 1.444,70 per kWh.
  • Pemerintah P-1/TR (6.600 VA - 200 kVA): Rp 1.699,53 per kWh.
  • Penerangan Jalan Umum (P-3/TR): Rp 1.699,53 per kWh.
  • Industri Menengah (I-3/TM): Rp 1.114,74 per kWh.

BACA JUGA:Daftar Fenomena Langit Mei 2026: Dari Hujan Meteor Eta Aquarid hingga Konjungsi Planet

Tips Menghemat Tagihan Listrik di Bulan Mei

Meskipun tarif tidak mengalami kenaikan, penggunaan yang tidak terkontrol tentu akan membuat tagihan membengkak. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa Anda terapkan:

  1. Gunakan Perangkat Inverter: Alat elektronik seperti AC atau kulkas berteknologi inverter lebih efisien dalam konsumsi daya jangka panjang.
  2. Cabut Colokan yang Tidak Terpakai: Seringkali kita membiarkan charger HP atau kabel TV menempel di stopkontak. Padahal, arus listrik tetap mengalir meski perangkat dalam kondisi mati.
  3. Manfaatkan Pencahayaan Alami: Di siang hari, usahakan membuka jendela atau gorden agar cahaya matahari masuk, sehingga Anda tidak perlu menyalakan lampu.
  4. Cek Riwayat Pemakaian di PLN Mobile: Pantau penggunaan harian Anda melalui aplikasi resmi PLN untuk mendeteksi jika ada anomali pemakaian.

Sumber: