Rapat Dengan Walikota Batal Lagi, Komisi III Kecewa Lagi

Rapat Dengan Walikota Batal Lagi, Komisi III Kecewa Lagi

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf MPd. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Keinginan DPRD, khususnya Komisi III untuk bisa duduk bersama dengan Walikota Cirebon membahas berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk membahas nasib masyarakat yang rumahnya ambruk kembali gagal. 

Pasalnya, setelah dijadwalkan oleh Badan Musyawarah, bahwa rapat bersama tersebut akan digelar pada hari Senin, tanggal 11 Mei, pada malam sebelumnya Walikota menginfokan pembatalan. 

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf MPd kembali menyayangkan sikap Walikota, yang untuk kesekian kali membatalkan pertemuan dengan DPRD. 

BACA JUGA:Viral Kelompok Motor Rusak Warung Warga di Pekalipan, Enam Orang Diamankan

Untuk diketahui, penjadwalan ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh DPRD melalui Badan Musyawarah, dimana rencana rapat yang seyogyanya digelar Senin ini, merupakan undangan kelima yang dilayangkan kepada Walikota agar bisa duduk bersama dengan Komisi III. 

Akan tetapi, pada empat undangan rapat sebelumnya Walikota tak kunjung hadir, sampai pada undangan kelima kemarin kembali membatalkan agenda. 

"Rapat hari ini, seharusnya jadwal kita rapat dengan pa Walikota, sebetulnya bukan hanya Komisi III, tapi dengan Komisi I dan II juga," ungkap Yusuf kepada Rakyat Cirebon, Senin (11/5). 

BACA JUGA:UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Borong Empat Gold Award di Halal Metric Awards 2026

Terkhusus Komisi III, lanjut Yusuf, mengapa seperti ngebet ingin duduk bersama Walikota, karena banyak persoalan, khususnya persoalan sosial yang harus diselesaikan segera, dan kewenangan ada di tangan Walikota, salah satunya soal rumah ambruk. 

Disebutkan Yusuf, keinginan Komisi III sangat sederhana, hanya ingin solusi dari Walikota, yang nantinya akan menjadi solusi bersama, untuk membantu masyarakat yang saat ini rumahnya ambruk, namun belum mendapatkan intervensi bantuan dari Pemerintah Daerah. 

"Kita inginnya simple, kalau rumah ambruk ini tidak bisa menggunakan BTT, maka program apa yang bisa membantu mereka, dan itu Walikota yang bisa mengambil kebijakan," jelas Yusuf. 

BACA JUGA:Euforia Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Cirebon Picu Lonjakan Sampah

Sampai pada agenda yang sudah dijadwalkan kemarin Walikota kembali batal hadir, kata Yusuf, belum ada kabar terkait reschedule nya nanti sampai kapan. 

"Jadi rapat hari ini batal, ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan," kata Yusuf. 

Sumber: