Darurat Sampah! TPS Kecomberan Menggunung Lagi, Warga PCL Murka

Darurat Sampah! TPS Kecomberan Menggunung Lagi, Warga PCL Murka

NUMPUK LAGI. Ketua RW 07 PCL, Yeyet Nurhayati saat meninjau lokasi TPS Desa Kecomberan, Jalan Soekarno-Warung Asem yang kembali menumpuk. FOTO : IST/RAKYAT CIREBON--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Desa Kecomberan, Jalan Soekarno–Warung Asem kembali numpuk. Baunya menyengat. Mengganggu kenyamanan warga. 

BACA JUGA:Plt Sekwan Buka Suara Soal Alokasi Penganggaran di 2026

Khususnya warga Perumahan Puri Cirebon Lestari (PCL). Mereka murka. Terdampak oleh TPS yang berada disekitar perumahan mereka. 

Meskipun tumpukan sampah, awal April lalu, sudah diangkut menggunakan delapan dump truk dan satu alat berat. 

BACA JUGA:BRI Bandung Buka Lowongan 'Junior Associate Mantri' 2026, Catat Syarat dan Link Daftarnya!

Namun, itu belum menyelesaikan persoalan sampah secara permanen. Sampah kembali menumpuk dalam waktu singkat.

Ketua RW 07 PCL, Yeyet Nurhayati mengatakan, dalam dua hari terakhir tidak terlihat adanya aktivitas pengangkutan sampah di TPS tersebut. Akibatnya, volume sampah terus bertambah. Meluber ke sekitar area TPS.

BACA JUGA:Tumpukan Sampah Terurai, Camat-Kades Kerahkan Alat Berat ke TPS Pasar Ancaran

“Nyatanya sekarang sampah kembali menggunung. Bahkan sudah dua hari ini tidak ada pengangkutan sampah,” ujar Yeyet, Jumat (22/5).

Menurutnya, cepatnya penumpukan sampah diduga berasal dari limbah rumah makan di wilayah Beber. Bau busuk dari tumpukan sampah itu pun disebut sangat mengganggu kenyamanan warga maupun pengguna jalan yang melintas di jalur Soekarno–Warung Asem.

BACA JUGA:Sampah Liar di Samping PCL Dibersihkan, Warga Minta DLH Segera Perbaiki TPS

Tak hanya persoalan tumpukan sampah, kondisi bangunan TPS yang rusak juga memperparah keadaan. Atap TPS yang bocor membuat air hujan masuk ke area penampungan. Sampah menjadi basah, memicu bau menyengat.

“Sekarang masih musim hujan. Atap TPS rusak, jadi air hujan masuk ke tumpukan sampah. Sampah jadi basah dan baunya menyebar ke mana-mana,” ungkapnya.

BACA JUGA:Peletakan Batu Pertama Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur Jadi Simbol Pelayanan Humanis Polres Ciko

Sumber: