Sophi Tegaskan Komentar Nana Bukan Sikap Resmi DPRD

Sophi Tegaskan Komentar Nana Bukan Sikap Resmi DPRD

TEGASKAN. Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia menegaskan kegaduhan yang terjadi, bukan pernyataan resmi mengatasnamakan lembaga DPRD. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr Sophi Zulfia SH MH, menyayangkan munculnya persoalan hingga menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Hal itu, terkait komentar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Nana Kencanawati SPd di media sosial (medsos). Komentarnya dianggap merendahkan fisik seorang warga hingga memicu perdebatan.

Sophi menegaskan komentar yang disampaikan, murni pendapat pribadi. Bukan pernyataan resmi mengatasnamakan lembaga DPRD. 

"Saya tegaskan komentar itu bukan atas nama lembaga DPRD," kata Sophi, Rabu 17 Juni 2026.

Menurutnya, pimpinan DPRD telah memberikan teguran kepada yang bersangkutan. Selain itu, DPRD juga akan melakukan pembahasan secara internal untuk menentukan langkah lanjutan terkait persoalan tersebut.

"Kami sudah menegur dan nanti akan ada tindak lanjut internal DPRD. Tapi saya sampaikan dan tegaskan sekali lagi bahwa itu bukan dari atau tidak mengatasnamakan lembaga DPRD," ujarnya.

Sophi mengaku menyayangkan munculnya komentar tersebut. Telah memicu reaksi keras dari masyarakat. Ia mengimbau seluruh pihak, termasuk anggota DPRD, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Kami juga sangat menyayangkan hal tersebut. Jadi kami menghimbau kepada semuanya, baik dari semua lapisan masyarakat maupun DPRD, agar bijak bermedia sosial," katanya.

Terkait kemungkinan penanganan melalui Badan Kehormatan (BK) DPRD maupun pemberian sanksi, Sophi menyebut hal itu akan dibahas terlebih dahulu dalam rapat internal. 

"Nanti kita akan rapat internal di DPRD. Semua kemungkinan akan dibahas sesuai mekanisme yang berlaku," ujarnya.

BACA JUGA:Nana Kencanawati Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut Polemik Ini Jadi Pelajaran Berharga

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Nana Kencanawati mendapat sorotan. Komentar yang ditulis melalui akun media sosialnya membuat gaduh. 

Polemik bermula setelah aksi unjuk rasa penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar mahasiswa dan masyarakat di depan Gedung DPRD Kota Cirebon, Senin (15/6). 

Dalam aksi tersebut, seorang ibu rumah tangga asal Cirebon Timur yang akrab disapa Mak Denok turut menyampaikan orasi. Video aksi itu kemudian beredar di media sosial. 

Sumber: