Perlintasan Sebidang Krucuk Bakal Dibangun Flyover

Perlintasan Sebidang Krucuk Bakal Dibangun Flyover

Perlintasan sebidang di jalan nasional Slamet Riyadi direncanakan akan dibangun flyover. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Untuk mengatasi kemacetan yang ditimbulkan, dan meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, Pemerintah Kota Cirebon mengusulkan agar 11 perlintasan sebidang yang ada di wilayah Kota Cirebon disiasati, baik dengan dibangun flyover maupun underpass. 

Diperoleh informasi, bahwa usulan pembangunan flyover di salah satu titik perlintasan sebidang sudah di ACC oleh pemerintah pusat, dan sudah masuk perencanaan. 

Titik pembangunan flyover direncanakan akan dibangun di perlintasan sebidang di jalan Slamet Riyadi, Krucuk. 

BACA JUGA:PAN Mulai Susun Pasukan di 5 DPC, 30 Nama Digodok DPD

Saat ini, tahap pengusulan sudah dilakukan Pemkot dan di ACC Kementerian Pekerjaan Umun, untuk selanjutnya perencanaan di tahun 2027, sehingga diprediksikan pekerjaan kontruksi bisa masuk berjalan di tahun 2028.

Vice President Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto mengungkapkan, wilayah Kota Cirebon memiliki 11 perlintasan sebidang yang seluruhnya telah dilengkapi palang pintu otomatis dan dijaga petugas. 

Namun, volume kendaraan di Kota Cirebon begitu tinggi, terutama di siang hari, sehingga kerap menyebabkan antrean kendaraan yang cukup panjang ketika palang pintu ditutup. 

BACA JUGA:Komisi IV DPRD Turun Tangan, Aduan Pekerja PT Indowooyang Temui Titik Terang

"Di Kota Cirebon ada 11 perlintasan sebidang dan semuanya sudah dijaga oleh PT KAI. Tapi data di Dinas Perhubungan, jam sibuk perjalanan kereta api bertepatan dengan jam sibuk kendaraan, sehingga saat perlintasan ditutup terjadi kemacetan yang cukup panjang," ungkap Sigit.

Disebutkan Sigit, pembangunan flyover ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan di titik-titik perlintasan sebidang yang padat.

Untuk titik tersebut, kata Sigit, telah masuk dalam rencana pembangunan pemerintah pusat, dan direncanakan mulai memasuki tahap pembebasan lahan pada 2027.

BACA JUGA:Akhirnya, U-Turn Depan Dispusip Ditutup

"Untuk Krucuk sudah ada kajiannya dan direncanakan akan dibangun flyover. Tahun 2027 diproyeksikan mulai pembebasan lahan, sedangkan konstruksi kemungkinan besar dilaksanakan pada 2028 oleh Kementerian PU," kata Sigit.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Gunawan ATD DEA membenarkan, bahwa rencana proyek flyover ini sudah masuk dalam program yang dibiayai melalui APBN Kementerian Pekerjaan Umum.

Sumber: