Program Rutilahu di Kelurahan Kesenden Pakai Material Khusus untuk Turunkan Suhu Rumah

Program Rutilahu di Kelurahan Kesenden Pakai Material Khusus untuk Turunkan Suhu Rumah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) melakukan kunjungan ke Kelurahan Kesenden, Kota Cirebon, Jumat (19/6).-ISTIMEWA/RAKYAT CIREBON-

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) melakukan kunjungan ke Kelurahan Kesenden, Kota Cirebon, Jumat (19/6).

Kunjungan mereka bertujuan untuk mengevaluasi hasil Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2024 yang menggunakan material bangunan khusus pada sejumlah rumah penerima manfaat.

Lurah Kesenden, Reysa Jonanta menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau kembali efektivitas penggunaan material khusus yang diterapkan dalam program Rutilahu, terutama di wilayah pesisir yang memiliki suhu udara relatif panas.

“Dinas Perkim Provinsi Jawa Barat datang ke Kelurahan Kesenden untuk mengecek kembali program Rutilahu tahun 2024 yang menggunakan material khusus yang diklaim mampu membuat suhu udara di dalam rumah menjadi lebih dingin,” jelasnya.

Material tersebut, kata Reysa, merupakan hasil kerja sama Disperkim Jawa Barat dengan tim konsultan yang dikembangkan khusus untuk wilayah pesisir.

Setelah dua tahun berjalan, pemerintah ingin mengetahui secara langsung manfaat yang dirasakan oleh masyarakat penerima bantuan.

“Tujuannya untuk mewawancarai penerima manfaat, apakah setelah dua tahun rumah yang menggunakan material tersebut benar-benar memberikan kenyamanan dan suhu yang lebih sejuk dibanding sebelumnya,” katanya.

Sehingga, Reysa berharap dengan pilot project tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk program rutilahu di Kelurahan Kesenden kedepannya karena cocok untuk sekitar pantai. 

"Kunjungan evaluasi ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengembangan program Rutilahu, khususnya penggunaan material inovatif yang dinilai mampu meningkatkan kenyamanan hunian masyarakat di kawasan pesisir," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Kesenden, Lukman Santoso menjelaskan, pada program Rutilahu 2024 terdapat 20 unit rumah penerima bantuan, dengan dua unit di antaranya menggunakan material khusus dalam kategori “reguler plus”.

“Nilai bantuannya tetap sama, yaitu Rp20 juta per unit. Namun untuk dua rumah tersebut ditambahkan material khusus berupa lapisan logam dengan cat khusus yang dipasang pada bagian atap dan dinding luar rumah,” jelas Lukman.

Ia mengungkapkan material tersebut merupakan bagian dari uji coba yang dilakukan Disperkim Jawa Barat bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk mengetahui efektivitasnya dalam mengurangi suhu panas di kawasan pesisir.

“Hasil evaluasi sementara menunjukkan rumah menjadi lebih nyaman dihuni. Berdasarkan pengukuran yang dilakukan, saat suhu luar mencapai sekitar 32 derajat Celsius, suhu di dalam rumah bisa lebih rendah hingga sekitar 4 derajat,” ungkapnya.

Selain membantu menurunkan suhu pada siang hari, kata Lukman, material tersebut juga disebut mampu menjaga kenyamanan rumah pada malam hari.

Sumber: