Pemkot Cirebon Usulkan 161 Formasi ASN untuk 2026
Kepala BKPSDM Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Kebutuhan personil masih menjadi PR bagi Pemerintah Kota Cirebon, sehingga untuk tahun 2026 ini Pemkot kembali mengajukan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada Pemerintah Pusat.
Untuk tahun ini, Pemkot melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengusulkan 161 formasi ASN.
Usulan tersebut terdiri dari 105 usulan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 56 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
BACA JUGA:Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon Gelar Ziarah hingga Bedah Rumah
Kepala BKPSDM Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno mengungkapkan bahwa jumlah usulan tersebut sudah disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah, setelah dibahas bersama dengan Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).
"Usulan formasi ini hasil pembahasan dengan BPKPD, sudah diusulkan per 31 maret 2026 lalu," ungkap Budi.
Komposisi usulan yang diajukan, lanjut Budi, untuk CPNS, diajukan 105 formasi dengan format 8 untuk tenaga kesehatan dan 97 untuk tenaga teknis.
BACA JUGA:Senin Pendaftaran PNS Berprestasi Ditutup, BKPSDM Cirebon Ajak Seluruh ASN Ikut Seleksi
Sedangkan untuk 56 formasi PPPK, terdiri dari 6 tenaga kesehatan, 35 PPPK tenaga pengajar atau guru dan 15 untuk tenaga teknis.
"Sampai saat ini belum menerima informasi yang disetujui berapa," lanjut Budi.
Untuk kondisi saat ini, dijelaskan Budi, kondisi kepegawaian ini sangat fluktuatif, karena setiap bulan ada pejabat ASN yang memasuki masa purna tugas.
BACA JUGA:Omega Hotel Management Luncurkan Rasa & Co di Cordela Hotel Cirebon
Data terakhir yang diperoleh Rakyat Cirebon dari database yang ditunjukkan oleh BKPSDM, menunjukkan bahwa jumlah ASN di Kota Cirebon secara keseluruhan ada 7.154 orang, terdiri dari 3.568 PNS, 2.018 PPPK dan 1.568 PPPK Paruh Waktu.
2.018 PPPK terdiri dari 986 tenaga guru, 304 tenaga kesehatan dan 727 tenaga teknis. Sementara untuk 1.568 PPPK Paruh Waktu, terdiri dari 62 tenaga guru, 319 tenaga kesehatan dan 1.187 tenaga teknis.
Sumber: