Perdana, Rumah Qur'an al-Karimah Wisuda Santri Tahfidz

Perdana, Rumah Qur'an al-Karimah Wisuda Santri Tahfidz

Para santri Rumah Qur'an Al-Karimah usai melangsungkan Khotmil Qur'an dan Wisuda Tahfidz perdana, kemarin. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Rumah Qur'an Al-Karimah yang beralamat di RT 07 RW 13 Taman Kalijaga Permai, Kelurahan Kalijaga, Harjamukti mewisuda para santri tahfidz untuk kali perdana di tahun ajaran 2025-2026.

Wisuda tahfidz perdana tersebut dirangkaikan dengan tasyakur Khotmil Qur'an ke-3, dengan mengusung tema "Al-Qur'an: Sumber Energi Positif untuk Jiwa di Setiap Generasi,".

7 santri anak dan 8 santri dewasa dinyatakan lulus ujian EBTAQ tingkat dasar. Kemudian 8 santri dewasa mengikuti ujian tashih, sementara 3 santri anak dan 1 santri dewasa mengikuti Sima' Tahfidz. 

BACA JUGA:Sampai Pertengahan Liburan, Pantai Kejawanan Paling Banyak Diserbu Pengunjung

Dengan demikian, 26 santri berhasil mengikuti berbagai tahapan pembelajaran Al-Qur'an di Rumah Qur'an Al Karimah untuk tahun ajaran kali ini. 

Wisuda serta Khotmil berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan diikuti oleh para santri.

Sejumlah wali santri, tokoh agama hingga tokoh masyarakat ikut hadir menyaksikan para santri. 

BACA JUGA:Kadin Ditekan Mampu Berinovasi, Tak Hanya Andalkan Proyek Pemerintah

Pendiri Yayasan Nurul Karimah Indonesia, Yayat Hidayat mengungkapkan bahwa sesuai dengan tema yang diusung, mengandung makna bahwa Al-Qur'an merupakan pedoman hidup yang memberikan kekuatan, ketenangan, dan cahaya bagi setiap insan tanpa memandang usia.

Bagi anak-anak dan remaja, lanjut Yayat, Al-Qur'an menjadi pondasi pembentukan akhlak, karakter, dan benteng moral di tengah derasnya pengaruh perkembangan zaman. 

Bagi orang dewasa, Al-Qur'an menjadi penyejuk hati dan penuntun dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

BACA JUGA:Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Curi Perhatian, Warganet hingga Atta dan Aurel Beri Respons Positif

Sementara bagi para orang tua dan lansia, Al-Qur'an menghadirkan ketenteraman, harapan, dan kedamaian dalam menjalani usia senja. 

"Karena itu, setiap generasi membutuhkan energi positif yang bersumber dari Al-Qur'an," ungkap Yayat.

Sumber: