Sasar Pengguna di 110 Negara, Apple Sebar Peringatan Dini Ancaman Mercenary Spyware

Sasar Pengguna di 110 Negara, Apple Sebar Peringatan Dini Ancaman Mercenary Spyware

Sasar Pengguna di 110 Negara, Apple Sebar Peringatan Dini Ancaman Mercenary Spyware. Foto: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Apple kembali merilis peringatan siber berskala global setelah mendeteksi gelombang serangan perangkat pengintai canggih (mercenary spyware).

Notifikasi ancaman ini dikirimkan langsung kepada pengguna iPhone di 110 negara yang teridentifikasi menjadi target potensial.

Langkah proaktif ini dilakukan guna meminimalkan risiko pembobolan data pada perangkat pengembang, aktivis, jurnalis, hingga pejabat publik.

Serangan berjenis mercenary spyware dikenal jauh lebih kompleks dibandingkan kejahatan siber atau malware biasa.

BACA JUGA:Apple Rilis Pembaruan Siri AI di WWDC: Punya Aplikasi Sendiri dan Bisa Baca Layar

Apple menjelaskan bahwa serangan semacam ini membutuhkan modal finansial luar biasa besar serta dikembangkan oleh pihak swasta untuk menyasar individu tertentu secara spesifik.

Software peretas seperti Pegasus besutan NSO Group menjadi salah satu contoh nyata dari tipe ancaman ini, di mana akses penuh ke mikrofon, kamera, lokasi, hingga pesan terenkripsi dapat dibuka tanpa disadari korban.

Pemberitahuan resmi dikirimkan Apple melalui dua jalur utama untuk memastikan keabsahan pesan.

Korban terdampak menerima notifikasi email serta pesan singkat (SMS) yang terhubung ke nomor telepon serta alamat Apple ID masing-masing.

Selain itu, sebuah spanduk peringatan berwarna merah (Threat Notification) akan muncul secara otomatis ketika pengguna masuk ke halaman portal resmi Apple ID.

BACA JUGA:Menengok Megah dan Realistisnya TRIKARSA FEST 2026 di Jantung Ciayumajakuning

Mekanisme Serangan dan Modus Operandi

Peretas umumnya memanfaatkan celah keamanan yang belum diketahui atau belum ditambal pada sistem operasi (zero-day vulnerability).

Berbeda dari aksi phishing yang membutuhkan korban mengklik sebuah tautan, serangan mercenary spyware modern sering kali beroperasi dengan metode zero-click.

Melalui metode ini, perangkat dapat terinfeksi hanya dengan menerima data bentukan khusus, seperti berkas gambar atau pesan tak terlihat, tanpa memerlukan interaksi apa pun dari pemilik ponsel.

Sumber: