Apa Itu Desil dalam Data Bansos Kemensos? Ini Pengertian dan Pengelompokannya

Apa Itu Desil dalam Data Bansos Kemensos? Ini Pengertian dan Pengelompokannya

Apa Itu Desil dalam Data Bansos Kemensos? Ini Pengertian dan Pengelompokannya. Foto: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperbarui tata kelola penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran.

Dalam sistem pendataan kependudukan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), istilah desil menjadi indikator utama yang menentukan kelayakan suatu keluarga untuk menerima bantuan pemerintah.

Memahami konsep desil sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi pemegang Kartu Keluarga (KK) yang ingin mengetahui posisi kesejahteraan sosial-ekonomi mereka dalam basis data nasional.

BACA JUGA:Promo Tiket Whoosh Spesial HUT RI: Cara Dapat Diskon dan Tiket Murah Libur 17-an

Pengertian Desil dalam Data Bansos

Secara umum, desil adalah istilah statistik yang membagi kelompok masyarakat ke dalam 10 bagian yang sama besar berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Dalam konteks data Kemensos, seluruh populasi rumah tangga di Indonesia diurutkan dari tingkat ekonomi paling rendah hingga yang paling tinggi, kemudian dibagi menjadi sepuluh kelompok persepuluhan (masing-masing mencakup 10 persen populasi).

Pemeringkatan angka desil ini ditentukan berdasarkan analisis berbagai variabel sosial-ekonomi, seperti kondisi fisik tempat tinggal, tingkat pendapatan, aset yang dimiliki, hingga jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan.

BACA JUGA:Peringati Hari Kemerdekaan, Mahasiswa KKN UIN Siber Cirebon Tanam 17.845 Pohon

Pembagian Kelompok Desil Kesejahteraan

Pengelompokan desil terbagi dari tingkatan terendah (sangat miskin) hingga tingkatan tertinggi (paling mampu). Pembagian sepuluh kelompok desil tersebut diatur sebagai berikut:

  • Desil 1: Kelompok 10 persen rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah secara nasional (kategori sangat miskin).
  • Desil 2: Kelompok 10 persen rumah tangga berikutnya yang berada di tingkat ekonomi rendah (kategori miskin).
  • Desil 3: Kelompok 10 persen rumah tangga yang mendekati garis kemiskinan (kategori hampir miskin).
  • Desil 4: Kelompok 10 persen rumah tangga yang berada di batas aman namun rentan terperosok ke dalam kemiskinan (kategori rentan miskin).
  • Desil 5: Kelompok rumah tangga dengan tingkat ekonomi menengah bawah.
  • Desil 6 – 8: Kelompok rumah tangga dengan tingkat ekonomi menengah.
  • Desil 9 – 10: Kelompok 20 persen rumah tangga teratas dengan tingkat kesejahteraan tertinggi (kategori mampu atau kaya).

Hubungan Angka Desil dengan Penerima Bansos

Angka desil yang tertera pada data kependudukan menjadi batas acuan bagi pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan.

Umumnya, bansos reguler hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berada di rentang desil bawah:

  • Program Keluarga Harapan (PKH): Diprioritaskan untuk keluarga penerima manfaat yang terdaftar di Desil 1 dan Desil 2.
  • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT): Dialokasikan bagi sasaran masyarakat di Desil 1, Desil 2, Desil 3, hingga sebagian Desil 4.
  • Bantuan Pendidikan (PIP dan KIP Kuliah): Umumnya diprioritaskan untuk siswa atau mahasiswa dari keluarga di Desil 1 sampai Desil 4.

Rumah tangga yang berada di Desil 5 hingga Desil 10 dinilai sudah memiliki ketahanan ekonomi yang cukup, sehingga tidak masuk dalam daftar prioritas penerima bantuan sosial dari anggaran negara.(*)

Sumber: