Grage Group Kobarkan Semangat Kemerdekaan, Bebas dari Kemalasan dan Kebodohan
PERINGATAN. Grage Group menggelar upacara peringatan yang khidmat dan penuh semangat di Halaman Parkir Grage City Hub (Grage City Mall), Senin (17/8). FOTO : SUWANDI/RAKYAT CIREBON--
CIREBON — Mengawali pagi yang cerah pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81, Grage Group menggelar upacara peringatan yang khidmat dan penuh semangat di Halaman Parkir Grage City Hub (Grage City Mall), Senin (17/8).
Upacara tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran ratusan karyawan dan jajaran manajemen Grage Group yang kompak mengenakan seragam bertema kemerdekaan.
Dengan latar belakang bangunan Grage City Hub yang megah serta hembusan angin pagi yang sejuk, suasana upacara berlangsung lancar dan penuh rasa nasionalisme. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Grage Group yang terdiri dari perwakilan karyawan, menjalankan tugasnya dengan presisi mengibarkan Merah Putih diiringi lagu kebangsaan "Indonesia Raya".
Usai upacara, CEO Grage Group, Dekon Gunawan Boediman, memberikan pandangan mendalam mengenai esensi kemerdekaan, terutama di era modern ini.
Menurutnya, kemerdekaan bukan sekadar tentang bebas dari penjajahan fisik, tetapi lebih pada kemandirian dan kebebasan dari belenggu yang ada di dalam diri.
"Arti (kemerdekaan) buat saya, makna dari kemerdekaan itu, kita tidak bergantung pada orang lain," tegas Dekon di hadapan media.
Ia menekankan bahwa kemandirian ini harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari organisasi seperti Grage Group. "Aplikasinya apa? Merdeka dari kemalasan. Merdeka dari kebodohan," lanjutnya dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Dekon menguraikan bahwa spirit kemerdekaan harus menjadi pendorong bagi seluruh karyawan Grage Group untuk terus maju dan tidak berdiam diri. Kemerdekaan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas diri dan menghadapi perubahan zaman yang kian pesat.
"Kalau (menurut) saya, mereka harus terus-menerus memacu belajar mengenai perubahan zaman, mencari pendidikan yang jauh lebih baik lagi, karena harus bisa mampu beradaptasi," ujarnya.
Dalam menghadapi dinamika zaman yang didorong oleh teknologi dan inovasi, Dekon menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan adaptabilitas. Ia mengibaratkan kemerdekaan dengan kemampuan untuk "membaca tanda zaman" dan meresponsnya dengan tepat.
"Kata kuncinya adalah kolaborasi, zaman sekarang," tambahnya. "Kalau dulu kan kegotongroyongan, sama saja sih sebetulnya, cuma ganti rhythm-nya saja."
"Kembali lagi, siapa yang bisa membaca tanda zaman, tanda dari perubahan, dialah yang akan berhasil nantinya ke depan. Makanya di Grage saya mewajibkan seluruh karyawan untuk upgrade dirinya, baik sendiri maupun di-training lewat perusahaan," Dekon menekankan komitmen Grage Group dalam pengembangan sumber daya manusia.
Men menutup keterangannya, Dekon menegaskan kembali core message kemerdekaan dari Grage Group. "Kira-kira itu. Makna kemerdekaan, bebas dari segala macam kebodohan, kemalasan. Karena tanpa keinginan mereka untuk maju, ya susah. Makanya harus mereka rajin. Rajin mencari input, rajin belajar, rajin meng-upgrade dirinya," pungkasnya.
Peringatan HUT RI ke-81 di Grage Group ini bukan hanya menjadi seremonial belaka, melainkan momentum penting untuk mengobarkan kembali semangat perjuangan para pahlawan dan menerjemahkannya dalam bentuk semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkolaborasi guna membangun Grage Group.
Sumber: