Bedah Spesifikasi Freelander 8: Sinergi Platform Chery dan Teknologi Huawei

Bedah Spesifikasi Freelander 8: Sinergi Platform Chery dan Teknologi Huawei

Bedah Spesifikasi Freelander 8: Sinergi Platform Chery dan Teknologi Huawei. Foto: Cnevpost/ Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Pengembangan Freelander 8 menjadi pembuktian teknis dari penggabungan kekuatan dua raksasa industri.

Model ini dirancang mengadopsi platform E0X hasil rancangan Chery yang dipadukan dengan ekosistem kecerdasan buatan milik Huawei.

Integrasi tersebut melahirkan sebuah SUV listrik berteknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV) yang menawarkan efisiensi tinggi serta kemampuan kemudi otonom mutakhir.

BACA JUGA:Resmi Lahir Kembali Sebagai Merek NEV, Freelander 8 Siap Debut Usung Teknologi EREV Canggih

Platform E0X dan Arsitektur Penggerak

Sasis E0X yang menjadi penopang utama kendaraan ini dirancang khusus untuk mengakomodasi ekosistem baterai berdaya tinggi dan sistem suspensi udara cerdas.

Struktur sasis ini dibuat menggunakan kombinasi baja berkekuatan ultra-tinggi dan alumunium untuk menjaga ketegaran bodi sekaligus menekan bobot keseluruhan kendaraan.

Sistem penggerak EREV pada kendaraan ini memadukan mesin pembakaran internal 1.500 cc berteknologi turbocharger yang berfungsi murni sebagai generator daya listrik.

Energi yang dihasilkan oleh generator menyuplai dua motor listrik yang terpasang pada poros roda depan dan belakang.

  • Tenaga Maksimum: 818 horsepower
  • Akselerasi 0-100 km/jam: 4,6 detik
  • Kapasitas Baterai: 60,3 kWh Lithium NMC dari CATL
  • Jarak Tempuh Listrik Murni: 221 kilometer
  • Total Jarak Tempuh Kombinasi: Lebih dari 1.200 kilometer
  • Pengisian Daya Cepat: 30 hingga 80 persen dalam kurun waktu 18 menit

BACA JUGA:Perubahan APBD 2026, DPRD Cirebon Minta Anggaran Tetap Berpihak ke Masyarakat

Sistem Kemudi Otonom Huawei Qiankun

Sektor keselamatan aktif dan bantuan kemudi pada kendaraan ini sepenuhnya disokong oleh arsitektur Huawei Qiankun ADAS versi terbaru.

Penggunaan sistem ini memungkinkan kendaraan memproses data kondisi jalanan secara real-time untuk mengambil keputusan kemudi cerdas tanpa intervensi pengemudi pada situasi tertentu.

Penginderaan lingkungan sekitar dilakukan melalui serangkaian sensor mutakhir yang tersebar di sekujur bodi kendaraan.

Penggunaan perangkat keras ini dikombinasikan dengan algoritma pemetaan berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi objek, pejalan kaki, serta marka jalan dalam kondisi cuaca buruk sekalipun.

  • Sensor Lidar: 1 unit dipasang di bagian atap depan
  • Radar Gelombang Milimeter: 3 unit pada titik strategis bodi
  • Kamera Resolusi Tinggi: 11 unit memantau sudut 360 derajat
  • Sensor Ultrasonik: 12 unit untuk bantuan parkir presisi
  • Fitur Utama: Navigasi otonom perkotaan, pencegah benturan mandiri, dan parkir otomatis jarak jauh

BACA JUGA:7 Kartu Kredit Indonesia Terbaik dengan Promo Belanja dan Travel Melimpah

Dimensi Bodi dan Komponen Kaki-kaki

Sumber:

Berita Terkait