Komisi II Segera Panggil Bos-bos BUMD

Komisi II Segera Panggil Bos-bos BUMD

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Satu bulan sudah para bos baru di tiga BUMD di Kota Cirebon bekerja, setelah dilantik oleh Walikota Cirebon, Effendi Edo pada akhir Juli lalu. 

Tiga bos di BUMD yang dimaksud adalak Perumda Pasar Berintan, Perumda Farmasi Ciremai dan Perusahaan Daerah Pembangunan. 

Saat itu, Komisi II memberi waktu satu bulan kepada mereka untuk melakukan konsolidasi internal. Saat ini, satu bulan sudah mereka bekerja. 

BACA JUGA:Desil Berubah, Warga Ramai-ramai Ganti Status Pekerjaan

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah mengungkapkan, sudah saatnya pada direksi baru di BUMD ini melakukan percepatan di masing-masing perusahaan. 

"Saya sudah sampaikan, hanya ada waktu 1 bulan untuk teman-teman yang baru dilantik ini melakukan konsolidasi internal. Selepas itu, setelah bulan Agustus ini selesai, September kita sudah mulai start untuk koordinasi dan juga rapat kerja dengan Komisi II," ungkap Andru. 

Maka, untuk bulan September ini, Andru, sapaan akrabnya, Komisi II sudah menjadwalkan akan secara marathon mengundang seluruh BUMD tanpa terkecuali. 

BACA JUGA:Kejar Updating Akta Kematian, Disdukcapil Buka Pelayanan di Kayuwalang

Komisi II, lanjut Andru, harus memastikan bahwa nama-nama yang saat ini duduk di jabatan pucuk perusahaan daerah benar-benar memiliki kualifikasi yang terbaik. 

Komisi II juga akan menggali sedalam mungkin apa yang menjadi rencana dan konsep pengembangan perusahaan yang diusung oleh masing-masing direktur.

"Kita akan undang semua, termasuk PDAM yang baru dilantik," ujar Andru. 

BACA JUGA:Daftar Puncak Hujan Meteor yang Bisa Diamati dari Indonesia

Sejak awal, dijelaskan Andru, Komisi II berkomitmen untuk melakukan treatmen terhadap lima BUMD yang ada di bawah Pemerintahan Kota Cirebon, karena masing-masing memiliki persoalan internal. 

Meskipun pada akhirnya, satu BUMD, yakni Perumda BPR Bank Cirebon tidak bisa terselamatkan. 

Sumber: