FITK UIN Siber Cirebon Bekali Mahasiswa PLP Sebelum Terjun ke MTsN 4 Cirebon
FITK UIN Siber Cirebon Bekali Mahasiswa PLP Sebelum Terjun ke MTsN 4 Cirebon-ISTIMEWA/RAKYAT CIREBON-
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID— Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memberikan pembekalan kepada peserta Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) sebelum melaksanakan praktik di MTs Negeri 4 Cirebon.
Pembekalan yang berlangsung Senin (1/9/2026), pukul 09.00–10.00 WIB di Gedung G.102 Kampus Utama tersebut menjadi bagian dari persiapan mahasiswa agar mampu menjalankan praktik secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan seorang calon pendidik.
Kegiatan pembekalan disampaikan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dra. Hj. Nurul Azmi.
Mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai perangkat pembelajaran yang harus dipersiapkan sekaligus penguatan kompetensi sebelum berhadapan langsung dengan lingkungan sekolah.
Salah satu materi utama dalam pembekalan yakni kesiapan mahasiswa menyusun perangkat pembelajaran, khususnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
Mahasiswa diarahkan agar RPP tidak hanya dipandang sebagai dokumen administratif, tetapi menjadi panduan dalam melaksanakan pembelajaran.
Penyusunannya perlu memperhatikan tujuan pembelajaran, materi, metode, model atau pendekatan, kegiatan pembelajaran, hingga evaluasi.
Perangkat pembelajaran juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik serta kurikulum yang berlaku.
Dengan persiapan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu merancang pembelajaran yang lebih relevan, terarah, dan bermakna ketika berada di ruang kelas.
Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa juga diarahkan memperkuat lima kompetensi utama calon pendidik, yakni kompetensi profesional, pedagogik, sosial, kepribadian, dan spiritual.
Kompetensi profesional berkaitan dengan penguasaan materi dan kemampuan mengelola proses pembelajaran.
Sementara kompetensi pedagogik menuntut mahasiswa memahami karakteristik peserta didik serta mampu memilih metode, model, media, dan pendekatan yang sesuai dengan kondisi kelas.
Adapun kompetensi sosial diwujudkan melalui komunikasi yang santun, empati, keterbukaan, serta kemampuan membangun hubungan positif dengan peserta didik, guru pamong, dan seluruh warga sekolah.
Sementara kompetensi kepribadian tercermin melalui kedisiplinan, tanggung jawab, keteladanan, serta sikap positif sebagai calon pendidik.
Sumber: