DPRD Segera Panggil KONI, Polemik Parkir SOR Watubelah Melebar ke Aset Daerah
TEGASKAN. Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia menegaskan akan memanggil KONI imbas dari polemik parkir SOR Watubelah. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Polemik tarif parkir di Stadion Olahraga (SOR) Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, tidak berhenti pada soal pungutan kepada pengunjung.
DPRD Kabupaten Cirebon berencana memanggil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pekan depan. Persoalan tarif parkir sekaligus pengelolaan aset daerah akan menjadi bahan evaluasi.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr Sophi Zulfia SH MH, mengatakan persoalan tarif parkir tersebut baru diketahui legislatif setelah mencuat dalam pemberitaan media.
Informasi yang diterima DPRD terang Sophi, tarif parkir di kawasan SOR Watubelah dipungut hingga Rp4.000 untuk sepeda motor.
Angka tersebut menjadi sorotan. Dinilai berbeda dengan ketentuan dalam Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), yang mengatur tarif Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
"Tarif parkir yang ramai di media itu dikeluhkan warga. Sebab, tarif parkir sampai Rp4.000 untuk satu unit motor," ujar Sophi, Kamis (10/9).
Menurut Sophi, DPRD tidak ingin persoalan tersebut berhenti pada perdebatan soal nominal. Klarifikasi dari pengelola diperlukan untuk mengetahui dasar penerapan tarif serta mekanisme pengelolaan parkir di kawasan milik pemerintah daerah tersebut.
"Kami baru mengetahui kemarin dari pemberitaan. Nanti mungkin akan kami panggil untuk evaluasi terkait pengelolaannya," katanya.
Ia menilai, apabila tarif yang diberlakukan memang tidak sesuai dengan ketentuan daerah, persoalan tersebut harus segera diperjelas.
"Tarif parkirnya tidak sesuai dengan Perda," tegasnya.
Pemanggilan itu tidak hanya ditujukan kepada KONI. DPRD juga akan meminta keterangan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon.
"Insya Allah minggu depan kita akan panggil," ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan DPRD akan membawa persoalan SOR Watubelah ke isu yang lebih luas. Yakni pemanfaatan aset milik Pemkab Cirebon.
BACA JUGA:Aset Pemkab Dikelola KONI, Dispora Tak Tahu Soal Tarif Parkir Watubelah
Sumber: