Andrie Sulistio Calon Tunggal, Edo: Monggo yang Muda-muda Saja

Andrie Sulistio Calon Tunggal, Edo: Monggo yang Muda-muda Saja

Petahana Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Andrie Sulistio menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia Musda di last minute. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Cirebon, panitia sudah membuka pendaftaran calon ketua DPD mulai Jumat tanggal 11 sampai hari Minggu 13 September kemarin. 

Sampai pendaftaran ditutup pada Minggu malam, hanya satu nama yang mengambil dan mengembalikan formulir calon ketua DPD, dia adalah petahana, Andrie Sulistio. 

Dengan kondisi tersebut, saat ini Andrie menjadi satu-satunya kandidat yang resmi mengikuti tahapan pencalonan dan melaju ke forum Musda.

BACA JUGA:Wawali Sediakan Ruang Podcast untuk Pasarkan Produk UMKM

"Sampai hari terakhir kemarin, hanya ada satu kandidat yang mendaftar dan mengembalikan formulir," demikian disampaikan Ketua Panitia Musda XI Partai Golkar Kota Cirebon, Erry Yudhistira Ramadhan, Senin (14/9). 

Disebutkan Erry, Andrie Sulistio mengembalikan formulir di menit-menit terakhir sebelum pendaftaran ditutup, dan berkas diterima langsung oleh panitia. 

Penyerahan formulir pendaftaran Andrie disaksikan oleh Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, Deden, serta Ketua Organizing Committee (OC), Tiffa Intifada Palestine.

BACA JUGA:Samsung Gandeng 'Tim Cook' untuk Promosikan Galaxy Z Fold8, Ternyata Ini Sosok Aslinya

Dijelaskan Erry, berkas pendaftaran yang diserahkan Andrie Sulistio pun dinyatakan lengkap. 

Setelah proses penerimaan pendaftaran dan dinyatakan lengkap, panitia selanjutnya melakukan tahapan verifikasi terhadap keabsahan dokumen dan persyaratan pencalonan.

Tahapan verifikasi tersebut menjadi bagian penting sebelum proses selanjutnya masuk ke forum Musda. 

BACA JUGA:Kronologi Kecelakaan KM Virgo Transport 8: Dihantam Ombak Laut Jawa Hingga Hilang Kontak

Pasalnya, meskipun saat ini Andrie Sulistio menjadi satu-satunya nama yang mendaftar, proses pencalonan masih harus mengikuti seluruh mekanisme organisasi yang telah ditetapkan.

Sampai tahap ini, meskipun dari tanggal pelaksanaan masih menunggu arahan dari DPD Partai Golkar Jawa Barat, tetapi konstelasi dan peta di Musda sudah mulai terbaca. 

Sumber: