Dapil Jabar VIII Dipecah? PKB Mulai Petakan Petarung
JELASKAN. Ketua KPU Kabupaten Cirebon Esya Karnia Puspawati dan Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon Jamil Abdul Latief menyikapi wacana perubahan Dapil DPR RI Jawa Barat VIII menuju Pemilu 2029. FOTO: ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Isu perubahan daerah pemilihan (Dapil) DPR RI pada Pemilu 2029 mulai menghangat di Cirebon. Wacana pemekaran Dapil Jabar VIII meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu kembali berembus.
Salah satu skenario yang mencuat adalah Kabupaten dan Kota Cirebon berdiri sebagai satu dapil, sementara Indramayu masuk ke dapil lain.
Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon memastikan belum ada keputusan resmi mengenai perubahan tersebut.
Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, mengatakan pihaknya masih menunggu kebijakan dari pembentuk undang-undang mengenai desain Pemilu 2029.
“Kalau pemilu ke depan, kami masih menunggu dari pembuat undang-undang,” kata Esya saat berkunjung ke Kantor DPC PKB Kabupaten Cirebon, kemarin.
Menurutnya, berbagai kemungkinan masih menjadi diskursus, termasuk apakah Pemilu nasional dan pemilu daerah akan dipisahkan atau tetap menggunakan regulasi yang berlaku saat ini.
KPU, kata Esya, tetap berpegang pada regulasi yang ada selama belum ada perubahan aturan.
“Karena kami adalah lembaga yang secara regulasi berpatokan pada undang-undang yang ada, kami juga menyampaikan kepada seluruh partai politik kami menunggu,” ujarnya.
Artinya, untuk saat ini belum ada kepastian perubahan Dapil DPR RI maupun jadwal Pemilu 2029.
Termasuk wacana lain mengenai mekanisme pemilihan kepala daerah dan formulasi dapil, KPU menyebut semuanya masih menunggu pembahasan lebih lanjut.
Esya juga menegaskan, informasi yang beredar mengenai perubahan peta dapil belum bisa dijadikan keputusan.
Ketika ditanya mengenai isu Kabupaten dan Kota Cirebon akan digabung dalam satu Dapil DPR RI dengan mengeluarkan Indramayu, Esya memilih berhati-hati.
“Kalau isu ada lah ya. Untuk kepentingan-kepentingan tertentu ada, cuman kalau kami sih sifatnya menunggu,” katanya.
Bahkan ketika ditanya apakah Indramayu akan masuk dapil bersama Majalengka, Esya belum dapat memastikan.
Sumber: