Meriah dan Menginspirasi, Pekan GK5D HMJ KPI UINSSC Pukau Mahasiswa Luar Daerah
Pekan Gelar Karya 5 Divisi ( GK5D ) HMJ KPI UINSSC-Foto : AKBAR MM / Rakyatcirebon.disway.id-
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Gelar Karya 5 Divisi (GK5D) yang diikuti oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berlangsung sangat meriah dan memberikan perhatian antusiasme tinggi dari berbagai mahasiswa luar daerah.
Acara ini menyajikan berbagai pameran karya 5 Divisi yang ada di HMJ KPI, seminar, hingga ajang silaturahmi antar mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam
“Acara GK5D ini tentunya sangat meriah sekali, bahkan jujur di kampus saya sendiri belum semeriah ini,” kata Nizar Hanafi, mahasiswa asal Institut Nahdlatul Ulama Tasikmalaya (INU) .
Nizar mengapresiasi konsistensi tinggi serta keseriusan panitia penyelenggara dalam mengemas kegiatan kemahasiswaan menjadi sebuah perhelatan karya yang begitu menarik. Menurutnya, konsep acara yang interaktif membuat para peserta merasa betah dan nyaman mengikuti seluruh rangkaian acara.
“Saya sangat senang sekali Himpunan KPI di Cirebon bisa mengadakan acara semeriah dan seasik ini karena bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa KPI ke depannya,” ungkap Nizar.
Selain sebagai wadah unjuk kebolehan dan apresiasi seni, ajang tahunan ini juga dinilai efektif sebagai sarana mempererat hubungan persaudaraan antar mahasiswa. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk menyatukan visi komunikasi di tingkat regional.
“Acara seperti ini bisa menjadi wadah untuk terjalinnya harmonisasi antar mahasiswa KPI, karena keceriaan dan kebersamaan itu sudah menjadi identitas khas kita,” ujar perwakilan Forkomnas Wilayah 2 tersebut.
Nizar menambahkan bahwa salah satu daya tarik utama dari kegiatan hari ini terletak pada persiapan yang matang serta energi positif yang dipancarkan oleh seluruh panitia. Semangat yang ditunjukkan panitia di lapangan dinilai sangat menular kepada seluruh jajaran peserta yang hadir.
“Melihat antusiasme panitia yang begitu luar biasa, saya pribadi merasa tersentuh dan jadi bersemangat kembali untuk mengurus himpunan di kampus maupun di Korcomnas,” ujarnya
Perbedaan mencolok juga terlihat pada materi seminar yang diangkat, di mana panitia memilih tema-tema yang relevan dengan tren anak muda saat ini. Diskusi tidak hanya fokus pada teori dasar, melainkan juga menyentuh persoalan praktis di dunia digital.
“Seminar di sini lebih mengambil tema yang kontemporer atau kekinian, sehingga terasa sangat relevan dengan apa yang sering ditakutkan oleh generasi muda saat ini,” jelas Nizar.
Dalam seminar yang membahas kebebasan berekspresi di media sosial tersebut, narasumber pentingnya keberanian untuk memulai langkah awal dalam berkarya. Banyak anak muda yang dinilai ragu memublikasikan karya hanya karena merasa hasilnya belum sempurna.
“Tadi saya mendengar bahwa konten awal itu tidak harus langsung bagus, padahal kendala utama anak muda tidak mau memulai adalah karena kurang percaya diri,” tuturnya.
Menurut Nizar, mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyuaran Islam sangat penting untuk mengedukasi serta membangun rasa percaya diri masyarakat. Mahasiswa dituntut untuk aktif memberikan pengaruh positif melalui kreasi media yang bermanfaat.
Sumber: