Sekolah Kekurangan Guru Bahasa Cirebon
Dewan Pendidikan khawatir dengan mulok bahasa Cirebon, sehingga menggagas FGD untuk membahas itu. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Saat ini, sekolah-sekolah di Kota Cirebon, baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) kekurangan guru muatan lokal (Mulok) bahasa Cirebon.
Keresahan ini mendasari Dewan Pendidikan Kota Cirebon membuka sebuah forum Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema 'Penguatan Sejarah dan Kebudayaan Cirebon', Selasa (6/10).
Ketua Dewan Pendidikan Kota Cirebon, Kadini mengakui bahwa saat ini pihaknya merasa khawatir karena bahasa Cirebon mulai tersisihkan dari proses KBM di sekolah.
BACA JUGA:TPAS Gunung Santri Terbakar, Damkar Kerahkan Seluruh Armada
Banyak hal yang menjadi kendala dari penerapan Mulok Bahasa Cirebon tersebut, mulai dari ketersediaan guru pengajar, hingga belum adanya kurikulum resmi.
"Kami merasa bahasa Cirebon mengkhawatirkan, terkikis di sekolah dengan maraknya berbahagai hal," ungkap Kadini.
Maka, Dewan Pendidikan menginisiasi sebuah forum, mengajak para budayawan duduk bersama dengan para kepala sekolah.
BACA JUGA:Hasil Indonesia vs Thailand: Menang Adu Penalti, Timnas Sabet Trofi FIFA ASEAN Cup 2026
"Kita harus mempertahankan mulok bahasa Cirebon ini," lanjut Kadini.
Dalam forum tersebut, dijelaskan Kadini, Dewan Pendidikan merangkum berbagai masukan dan pandangan dari para budaya, yang juga ternyata memiliki keresahan yang sama.
"Kami khawatir bahasa Cirebon hilang dan generasi penerus tidak tahu apa itu bahasa. Cirebon," sebut Kadini.
BACA JUGA:Wujudkan Lanskap Produktif dan Ramah Lingkungan, UIN Siber Cirebon Tanam Bibit Buah Unggulan
Dari hasil FGD tersebut, Dewan Pendidikan akan melanjutkan dengan sebuah workshop, untuk merumuskan apa langkah kedepan yang perlu dilakukan untuk mempertahankan mulok Bahasa Cirebon tersebut tetap ada di sekolah dan tersampaikan kepada para siswa.
"Setelah ini akan dibawa ke workshop, kita akan merumuskan seperti apa, apakah tetap di Mulok atau seperti apa. Kita kurang guru iya, saat ini yang ngajar bahasa Cirebon guru umum. Kita akan perjuangankan agar ada guru khusus bahasa Cirebon. Kami akan sampaikan ke pak Wali," kata Kadini.
Sumber: