Jadwal Hujan Meteor Terdekat 2026: Waktu Terbaik dan Cara Melihatnya

Jadwal Hujan Meteor Terdekat 2026: Waktu Terbaik dan Cara Melihatnya

Jadwal Hujan Meteor Terdekat 2026: Waktu Terbaik dan Cara Melihatnya. Foto: Pinterest/Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Fenomena langit malam selalu berhasil membius siapa saja yang menyaksikannya, terutama pertunjukan bintang jatuh atau hujan meteor. Sepanjang tahun, bumi secara berkala melintasi jalur debu komet yang meninggalkan serpihan-serpihan kecil di angkasa.

Ketika serpihan tersebut memasuki atmosfer bumi, gesekan udara membuatnya terbakar dan menghasilkan kilatan cahaya terang yang memukau mata.  

Bagi para pencinta astronomi maupun masyarakat umum yang ingin menikmati keindahan langit malam, mengetahui jadwal puncak fenomena ini adalah hal yang wajib dicatat.

Menjelang akhir tahun, beberapa agenda hujan meteor siap menghiasi langit malam Indonesia dengan karakteristik uniknya masing-masing.

Berikut adalah daftar jadwal hujan meteor terdekat beserta waktu terbaik dan tips menyaksikannya secara langsung.

1. Hujan Meteor Orionids (21-22 Oktober 2026)

Hujan meteor Orionids merupakan salah satu fenomena langit paling ditunggu karena material asalnya berasal dari sisa debu Komet Halley yang legendaris.

Puncak aktivitas hujan meteor ini diperkirakan terjadi pada tanggal 21 hingga 22 Oktober.  

Meskipun intensitasnya tergolong menengah dengan kilatan cahaya yang sangat cepat dan terang, pengamatan pada tahun ini mungkin sedikit mendapat tantangan dari cahaya bulan.

Waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah pada tengah malam menjelang fajar, saat rasi bintang Orion sudah mulai naik ke langit bagian selatan.  

2. Hujan Meteor Taurids (November 2026)

Memasuki bulan November, giliran hujan meteor Taurids yang menampakkan diri. Fenomena ini terbagi menjadi dua bagian, yakni Southern Taurids yang memuncak sekitar awal November serta Northern Taurids pertengahan November.  

Meskipun jumlah meteor per jamnya tidak terlalu padat, Taurids terkenal sering menghasilkan meteor terang berpijar kuat atau yang biasa disebut fireball.

Kondisi langit pada puncak Taurids biasanya cukup mendukung karena fase bulan yang bersahabat, sehingga kilatan cahayanya lebih mudah tertangkap oleh mata telanjang.  

3. Hujan Meteor Geminids (13-14 Desember 2026)

Jika membicarakan hujan meteor paling megah dalam kurun waktu satu tahun, jawabannya tentu jatuh pada Geminids. Berbeda dari kebanyakan meteor lain yang berasal dari komet, Geminids bersumber dari serpihan asteroid Phaethon.

Puncak fenomena ini dijadwalkan hadir pada malam tanggal 13 hingga 14 Desember.  

Sumber: