Proton Super Cup 2026 Terapkan Syarat Pelatih Berlisensi

Proton Super Cup 2026 Terapkan Syarat Pelatih Berlisensi

JUARA. Salah satu tim yang keluar sebagai juara Proton Super Cup 2026 dari katogori SD. FOTO : IST/RAKYAT CIREBON--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Proton Super Cup 2026 menerapkan persyaratan pelatih berlisensi bagi tim yang bertanding. Ketentuan ini berbeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya yang belum mewajibkan lisensi bagi pelatih di pinggir lapangan.

Sekretaris Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKab) Cirebon, Sukawi, mengatakan pelatih yang mendampingi tim selama pertandingan tahun ini harus memiliki lisensi.

"Tahun kemarin yang megang tim itu bebas, yang penting ada pelatih. Tapi tahun ini sudah harus yang megang tim dan berdiri di pinggir lapangan itu harus yang berlisensi," kata Sukawi.

Menurutnya, persyaratan tersebut menjadi bagian dari pembinaan futsal di Kabupaten Cirebon. Dua bulan sebelum turnamen berlangsung, AFKab Cirebon telah menggelar pelatihan lisensi nasional futsal level 1.

Proton Super Cup 2026 mempertandingkan kategori SD, SMP, dan SMA. Pada kategori SD, SDIT Akmala Sabila keluar sebagai juara pertama. SDN 2 Cempaka, Talun, menempati posisi kedua, sedangkan KKGO Talun dan KKGO Sumber berbagi posisi ketiga.

Di kategori SMP putra, SMPN 1 Weru menjadi juara pertama. SMPN 1 Susukan menempati posisi kedua, sementara SMPN 1 Babakan dan SMPN 1 Palimanan berada di posisi ketiga.

BACA JUGA:Persib Bandung Juara: 5 Faktor Kunci yang Bikin Taktik Pelatih Sukses Besar

Kategori SMP putri dimenangkan SMPN 1 Susukan. SMPN 2 Ciwaringin menempati posisi kedua, sedangkan SMPN 1 Dukupuntang dan SMPN 1 Ciledug berbagi posisi ketiga.

Pada kategori SMA putra, SMAN 1 Babakan meraih gelar juara setelah mengalahkan SMAN 1 Susukan di partai final. SMAN 1 Arjawinangun dan SMAN 1 Palimanan menempati posisi ketiga.

Adapun kategori SMA putri dimenangkan SMAN 1 Jambang. SMAN 1 Babakan berada di posisi kedua, sedangkan SMAN 1 Kedawung dan SMAN 1 Ciwaringin menempati posisi ketiga.

Setelah kompetisi tingkat kabupaten, para juara dari kabupaten dan kota dijadwalkan mengikuti ajang tingkat Provinsi Jawa Barat pada akhir tahun ini. Para manajer tim diharapkan segera berkoordinasi terkait proses pendaftaran.

Sukawi berharap wakil Kabupaten Cirebon mampu memperbaiki hasil dibandingkan tahun sebelumnya. Saat itu, tim yang dikirim hanya mampu melangkah hingga babak pertama.

"Dengan pelatih yang memiliki lisensi, kami berharap tim yang akan dikirim oleh Kabupaten Cirebon bisa meraih hasil maksimal di tingkat provinsi. Karena tahun kemarin kita hanya mampu sampai babak pertama, semoga tahun ini bisa lebih baik," pungkasnya. (zen)

Sumber: