Perbedaan Influenza A dan B, Mana yang Lebih Berbahaya?

Perbedaan Influenza A dan B, Mana yang Lebih Berbahaya?

Perbedaan Influenza A dan B, Mana yang Lebih Berbahaya?. Foto: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Laporan surveilans kesehatan kerap mencatat peningkatan kasus penyakit flu di masyarakat saat lonjakan infeksi saluran pernapasan terjadi.

Dari berbagai jenis patogen yang ada, Influenza A dan Influenza B menjadi dua jenis virus utama yang paling sering terdeteksi dalam sampel laboratorium pasien.

Meski secara sepintas menimbulkan gejala yang mirip, kedua varian virus ini memiliki sifat biologis, pola penularan, serta ancaman kesehatan masyarakat yang berbeda.

Guna mengantisipasi dampak buruk dari infeksi kedua galur virus ini, Kementerian Kesehatan RI dan World Health Organization (WHO) menggarisbawahi pentingnya mengenali karakteristik spesifik masing-masing virus agar langkah pengobatan maupun pencegahan dapat berjalan secara efektif.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Batuk Pilek Biasa, Ini Ciri Khas Gejala Influenza A dan Tanda Bahayanya

Beda Sumber Inang dan Potensi Wabah

Perbedaan paling mendasar antara Influenza A dan Influenza B terletak pada inang (host) tempat virus berkembang biak serta potensi dampaknya terhadap populasi:

Influenza A

Tipe virus ini tidak hanya menginfeksi manusia, tetapi juga berbagai jenis hewan seperti unggas, babi, dan kuda.

Karena memiliki inang yang luas, virus Influenza A sangat mudah bermutasi (antigenic shift).

Karakteristik ini membuat Influenza A menjadi satu-satunya tipe virus flu yang berpotensi memicu pandemi global dan wabah berskala besar.

Influenza B

Berbeda dengan tipe A, virus Influenza B secara umum hanya menyerang manusia.

Tingkat mutasinya berjalan jauh lebih lambat (antigenic drift), sehingga tipe B tidak memicu pandemi, melainkan hanya menyebabkan penularan musiman skala lokal.

BACA JUGA:DPRD Kabupaten Cirebon Godok Raperda Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya

Mana yang Lebih Berbahaya?

Banyak orang menganggap Influenza A jauh lebih berbahaya dibandingkan Influenza B.

Namun, fakta medis menunjukkan bahwa dari segi keparahan gejala individu, kedua tipe virus ini bisa menimbulkan tingkat sakit yang setara.

Sumber: