Panduan Lengkap Cara Charging Mobil BYD Auto di Rumah dan SPKLU

Panduan Lengkap Cara Charging Mobil BYD Auto di Rumah dan SPKLU

Panduan Lengkap Cara Charging Mobil BYD Auto di Rumah dan SPKLU. Foto: Pinterest/Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Gelombang elektrifikasi kendaraan bermotor di Indonesia terus menunjukkan grafik peningkatan yang sangat signifikan seiring dengan masifnya adopsi mobil ramah lingkungan oleh masyarakat luas.

Salah satu merek global yang memimpin tren pasar kendaraan listrik ini adalah BYD Auto, dengan deretan lini unggulannya seperti BYD Seal, Atto 3, hingga Dolphin.

Memiliki kendaraan listrik tentu menuntut pemahaman mendasar mengenai tata cara pengisian daya baterai, baik secara mandiri di rumah maupun ketika sedang bepergian di ruang publik.

Bagi para pemilik baru maupun calon pembeli yang masih merasa asing dengan prosedur pengisian energi mobil listrik, prosesnya ternyata sangat mudah dan aman jika mengikuti langkah yang tepat.

Berikut adalah panduan lengkap cara charging mobil BYD Auto di rumah dan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).  

1. Persiapan dan Metode Pengisian Daya di Rumah (Home Charging)

Mengisi daya baterai di rumah menjadi pilihan utama bagi sebagian besar pemilik kendaraan listrik karena menawarkan kenyamanan maksimal serta efisiensi biaya yang jauh lebih hemat.

Umumnya, pabrikan menyediakan dua opsi perangkat pengisian rumahan, yaitu portable charger dan wallbox permanen.  

Jika menggunakan portable charger, pastikan instalasi stop kontak di garasi sudah memiliki sistem grounding atau pentanahan yang baik guna menjaga kestabilan arus listrik.

Sementara itu, untuk perangkat wallbox berdaya sekitar 7 kW, pastikan kapasitas daya langganan listrik rumah tangga Anda sudah mencukupi. Berikut adalah langkah-langkah praktis melakukan pengisian di rumah:  

  • Pastikan posisi kendaraan berada dalam kondisi transmisi parkir dan mesin mati.  
  • Buka penutup port pengisian daya (charging port) pada bodi mobil BYD.  
  • Sambungkan kabel charger tipe AC ke lubang konektor di kendaraan hingga terkunci sempurna.
  • Pantau indikator lampu pada mobil atau layar dasbor untuk memastikan proses transfer energi listrik sedang berjalan lancar.

2. Langkah-Langkah Pengisian Cepat di SPKLU Publik

Ketika Anda sedang melakukan perjalanan jarak jauh antar kota atau membutuhkan tambahan daya secara mendesak di tengah padatnya aktivitas luar ruangan, memanfaatkan fasilitas SPKLU adalah solusi paling tepat.

Sebagian besar jaringan SPKLU di Indonesia sudah mendukung standar konektor tipe CCS2 yang sangat kompatibel dengan port pengisian mobil listrik BYD.  

Agar proses pengisian cepat (fast charging berbasis arus searah atau DC) berjalan lancar tanpa kendala teknis, perhatikan tahapan operasional berikut ini:

  • Unduh aplikasi pendukung resmi seperti PLN Mobile atau Charge.IN pada perangkat ponsel pintar Anda untuk memantau lokasi dan ketersediaan mesin.  
  • Bawa kendaraan dan posisikan tepat di area parkir stasiun pengisian.
  • Ambil kepala kabel pengisian (charging gun berstandar CCS2) dari mesin anjungan SPKLU.
  • Hubungkan kepala kabel ke port DC pada mobil BYD hingga terdengar bunyi klik pengunci.
  • Lakukan pemindaian QR code atau ikuti instruksi pembayaran digital melalui aplikasi seluler untuk memulai suplai listrik.

3. Perbedaan Karakteristik Antara Pengisian Rumah dan SPKLU

Memahami karakteristik kedua metode pengisian ini akan membantu Anda merawat komponen baterai mobil agar tetap awet dalam jangka panjang:

  • Pengisian di Rumah: Menggunakan arus bolak-balik (AC) dengan kecepatan moderat yang membuat suhu sel baterai tetap terjaga stabil, sangat ideal dilakukan setiap malam.  
  • Pengisian di SPKLU: Mengandalkan daya besar (DC fast charging) yang mampu memulihkan kapasitas baterai dari persentase rendah ke tinggi dalam hitungan puluhan menit saja.  

Tips Merawat Kesehatan Baterai Mobil Listrik

Agar investasi komponen penyimpanan energi pada kendaraan Anda memiliki usia pakai yang panjang, perhatikan beberapa tips sederhana berikut:

  • Hindari Sering Menggunakan Fast Charging Berlebihan: Cadangkan penggunaan SPKLU khusus untuk perjalanan jarak jauh, dan prioritaskan home charging untuk kebutuhan harian.  
  • Jaga Persentase Baterai: Usahakan untuk tidak membiarkan kapasitas daya tersisa hingga benar-benar nol persen secara rutin.
  • Periksa Kondisi Kabel Berkala: Pastikan fisik kabel dan konektor pengisian tidak mengalami kelupas atau paparan air berlebih saat disimpan.

Sumber: