SPPG Pastikan Yayasan Siap Bertanggung Jawab

SPPG Pastikan Yayasan Siap Bertanggung Jawab

Kepala SPPG Kalijaga Harjamukti, Andi Gea menjawab sejumlah pertanyaan saat ketua DPRD sidak bersama Komisi III, Rabu (21/10). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Setelah insiden dugaan keracunan yang dialami oleh ratusan siswa hingga guru pada Selasa (20/10) kemarin, akhirnya pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalijaga-Harjamukti buka suara. 

Dapur SPPG Kalijaga-Harjamukti yang memasak untuk sejumlah sekolah yang para siswanya diduga keracunan memastikan mereka akan bertanggung jawab. 

Kepala SPPG Kalijaga-Harjamukti, Andi Rahmat Gea menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang tidak diharapkan, dan menimbulkan dampak kepada sejumlah penerima manfaat dari dapurnya ini. 

BACA JUGA:Komisi III Sidak Dapur SPPG, Duga Ada Masakan Setengah Matang Dari Luar

"Kepada rekan-rekan sekalian dan juga warga Cirebon, masyarakat Jawa Barat, pada umumnya. Saya merasakan kesedihan dan amarah akibat insiden yang terjadi di hari kemarin dari dapur kita. Saya memohon maaf, minta maaf yang sebesar-besarnya mohon semoga kita dimaafkan," ungkap Andi, Rabu (21/10). 

Selain itu, Andi juga mengatakan bahwa pihak yayasan yang menaungi SPPG tersebut sudah memastikan akan bertanggungjawab. 

Semua pembiayaan yang ditimbulkan dari kejadian ini akan dicover oleh pihak yayasan, sampai anak-anak yang saat ini menjalani perawatan bisa sehat dan pulih kembali. 

BACA JUGA:Resep Masakan Rumahan Praktis Modal 20 Ribu: Enak, Murah, dan Bergizi

"Selanjutnya, sebagai bentuk tanggung jawab kita, segala bentuk biaya, dampak dari program ini, MBG yang kita salurkan di hari kemarin, kita bertanggung jawab dari yayasan, sampai benar-benar nanti anak-anak kita pulih, sembuh," tegas Andi. 

Andi juga membenarkan, bahwa saat ini dapurnya tidak beroperasi, karena disuspend oleh BGN. 

Ia menyadari bahwa ini adalah sanksi yang harus mereka terima akibat kejadian kemarin. 

BACA JUGA:Panduan Financial Freedom untuk Gen Z: Mulai Dari Mana Agar Cepat Kaya?

"Saat ini dapur kita di-suspend juga, saya harus menyampaikan sanksi yang kita terima terkait insiden kemarin, dapur kita di-suspend, ditutup sampai waktu yang tidak ditentukan," ucap Andi. 

Langkah ke depan, dijelaskan Andi, semua pihak tetap harus menunggu hasil pemeriksaan sample yang sedang dilakukan, dimana Dinas Kesehatan sudah mengambil dua porsi dari menu yang dimasak di hari Selasa kemarin untuk diperiksa. 

Sumber: