Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Awet dan Tahan Lama

Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Awet dan Tahan Lama

Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Awet dan Tahan Lama. Foto: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Komponen baterai merupakan jantung utama sekaligus elemen paling krusial pada setiap kendaraan listrik (EV).

Sebagai komponen dengan nilai investasi terbesar, kesehatan baterai (State of Health) sangat menentukan daya jelajah, performa pacu, hingga nilai jual kembali kendaraan di masa depan.

Oleh karena itu, menerapkan kebiasaan penggunaan yang tepat sejak awal kepemilikan menjadi kunci utama untuk meminimalkan degradasi sel lithium-ion.

Pabrikan otomotif dan pakar teknis merekomendasikan sejumlah panduan praktis agar usia pakai baterai mobil listrik dapat bertahan secara optimal dalam jangka panjang.

Berikut adalah deretan langkah perawatan baterai mobil listrik yang wajib diterapkan oleh para pemilik EV:

1. Terapkan Batas Pengisian Daya Harian (Aturan 20% - 80%)

Untuk penggunaan komuter sehari-hari, hindari kebiasaan mengisi daya hingga penuh 100% atau membiarkan baterai habis total hingga di bawah 20%.

Pengisian hingga 100% menciptakan tekanan kimiawi tinggi pada sel baterai, sedangkan menguras daya hingga mendekati 0% berisiko merusak struktur sel.

Sebagian besar mobil listrik modern telah dilengkapi fitur pembatas kapasitas pengisian (charging limit) melalui layar antarmuka kendaraan yang dapat diatur secara otomatis ke batas 80%.

2. Batasi Frekuensi Pengunaan DC Fast Charging

Stasiun pengisian cepat (DC Fast Charger) sangat membantu saat melakukan perjalanan jauh antar-kota.

Namun, arus listrik berdaya tinggi yang masuk ke dalam sistem pengisian menghasilkan paparan suhu panas yang signifikan.

Penggunaan fast charging yang terlalu sering dapat mempercepat tingkat degradasi baterai.

Untuk rutintas harian, sangat disarankan memanfaatkan pengisian arus bolak-balik (AC Home Charger) berdaya rendah yang lebih stabil dan aman bagi daya tahan sel.

3. Jaga Temperatur Kendaraan dan Hindari Parkir Terik Matahari

Baterai lithium-ion sangat sensitif terhadap perubahan suhu ekstrem, terutama cuaca panas khas iklim tropis.

Memarkir kendaraan langsung di bawah terik matahari dalam durasi lama akan memaksa sistem pendingin baterai (Battery Thermal Management System) bekerja keras meski mesin dalam keadaan mati.

Sumber: