RAKYATCIREBON.ID , KUNINGAN- Sejak selesai dibangun sekitar setahun silam dengan anggaran yang cukup besar, kondisi Pasar Rakyat Cilimus benar benar memprihatinkan. Halaman pasar yang dibangun di lahan eks Pasar Inpres Cilimus itu dipenuhi alang-alang. Warna catnya juga mulai pudar. Pasar tersebut nampaknya tidak terurus karena tidak ada perawatan meski sudah setahun berdiri.
Para pedagang sendiri enggan menempati pasar tersebut lantaran bentuk bangunan yang tidak membuat mereka nyaman berdagang. Padahal semula para pedagang kaki lima yang mangkal di sepanjang jalan arah Pasar Rakyat Cilimus sangat berharap bisa berjualan di tempat itu. Namun ketika pasar selesai dibangun dengan desain seperti los tanpa ada penyekat, rupanya pedagang sama sekali tidak tertarik untuk menempatinya. Ini diungkapkan Tarja, pedagang keripik singkong yang mangkal dengan gerobaknya tepat di depan pasar rakyat. Tarja menerangkan, setahu dirinya, pasar ini sudah selesai dibangun pemborong sejak setahun lalu. Malah dia mendengar sudah diresmikan. Namun hingga saat ini tidak ada pedagang yang mau menempati. Padahal di sepanjang Jalan H Bakri, ruas jalan dari Pasar Desa Cilimus menuju Pasar Rakyat dipenuhi pedagang kaki lima. "Kalau selesai dibangunnya sih sekitar setahun lalu. Saya tahu karena tiap hari berjualan di depan pasar ini," ungkapnya Tarja dan pedagang lainnya awalnya senang ketika pemerintah kembali mendirikan pasar di lokasi eks Pasar Inpres Cilimus tersebut. "Sebab yang ada dalam benak saya dan pedagang lainnya, bentuk pasar akan seperti pasar lainnya dimana di bagian depan dibangun toko dan kios. Sedangkan di bagian tengahnya berupa los terbuka," papar Tarja, kemarin (14/6). Tapi harapan para pedagang itu tidak tercapai. Pasalnya, bentuk bangunan pasar yang cukup tinggi hanya ada los terbuka. Sehingga menyulitkan pedagang menyimpan barang dagangannya. "Selain itu, bentuk bangunan yang terbuka juga sangat beresiko ketika terjadi hujan deras. Apalagi jika hujan disertai angin, bisa dipastikan air hujan akan masuk ke dalam pasar lantaran tidak ada penghalang," ujarnya diamini pedagang lainnya. Dia dan para pedagang lainnya berharap pemerintah melakukan perubahan desain pasar rakyat agar nyaman ditempati pedagang. Kemudian juga harga sewanya tidak terlalu mahal. "Kami inginnya sih bentuk bangunan pasar diubah. Kalau memang harus bentuknya los, ya tolong ada penghalang untuk mencegah air hujan masuk ke dalam pasar. Ini agar pedagang nyaman dan tenang ketika berdagang di tempat tersebut. Kami juga berharap, harga sewanya terjangkau," harapnya. Terpisah, Kepala Diskopdagperin Kabupaten Kuningan, U Kusmana SSos MSi saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa proses pembangunan Pasar Rakyat Cilimus belum seluruhnya rampung. Untuk penyelesaiannya dianggarkan sebesar Rp2 miliar dari APBD. "Mau dikembangkan dan disempurnakan lagi penataannya (pasar rakyat). Untuk tahun ini dialokasikan anggaran 2 miliar dari APBD untuk penataannya," jawab pria yang akrab disapa Uu tersebut. (ags)Pasar Rakyat Cilimus Mangkrak
Rabu 15-06-2022,13:00 WIB
Reporter : Rekriyan daniswara
Editor : Rekriyan daniswara
Tags : #pasar cilimus
#mangkrak
Kategori :
Terkait
Senin 19-09-2022,18:30 WIB
BIJB Dianggap Proyek Mangkrak; Ditolak Oleh SBY, Dikerjakan Oleh Jokowi
Rabu 15-06-2022,13:00 WIB
Pasar Rakyat Cilimus Mangkrak
Terpopuler
Rabu 26-08-2026,22:59 WIB
Titik Aksi Demo 27 Agustus 2026 dan Rute Alternatif untuk Hindari Kemacetan Senayan
Rabu 26-08-2026,22:56 WIB
Bawa Isu Perampasan Aset, Ini Daftar Tuntutan Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR
Kamis 27-08-2026,11:31 WIB
BYD Siapkan Great Seagull, Hatchback Listrik Baru Posisi di Atas Seagull
Rabu 26-08-2026,21:45 WIB
Cara Cek Kurs Dollar BCA Hari Ini secara Online lewat HP
Rabu 26-08-2026,22:30 WIB
Spesifikasi dan Estimasi Harga BYD Seagull di Indonesia: Mobil Listrik Murah?
Terkini
Kamis 27-08-2026,20:41 WIB
Bocoran 'Avengers: Doomsday' di Endgame Encore: Siapkah MCU Menyambut Doctor Doom?
Kamis 27-08-2026,20:36 WIB
Marvel Studios Resmi Umumkan Tayang Ulang Film Avengers Endgame: Encore 25 September 2026
Kamis 27-08-2026,16:27 WIB
Abdul Kodir Kawal Krisis Air Geyongan, BBWS Siapkan Perbaikan Embung September
Kamis 27-08-2026,15:46 WIB
Pemkab Indramayu Komitmen Jaga Lahan dan Produktivitas Tanaman Pangan
Kamis 27-08-2026,11:35 WIB