35,7 Juta DPT Jabar Tertinggi se-Indonesia, Jadi Lumbung Suara Nasional, 7,5 Juta Pemilih Pemula

Senin 25-09-2023,12:30 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Iing Casdirin

RAKYATCIREBON.ID, KEJAKSAN - Setelah melalui serangkaian tahapan pendataan, hingga perbaikan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 di Provinsi Jawa Barat sudah ditetapkan.

Dari 204.807.222 pemilih di seluruh Indonesia yang sudah ditetapkan oleh KPU-RI, Jawa Barat menobatkan diri sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak pada Pemilu 2024, dengan jumlah DPT sebanyak 35.714.901 pemilih.

Dalam sejarah kepemiluan, Jawa Barat selalu menjadi Provinsi dengan pemilih terbanyak se-Indonesia, termasuk pada Pemilu 2024, demikian disampaikan Koordinator Divisi (Koordiv) Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar di Kota Cirebon.

35.714.901 pemilih untuk Pemilu 2024 di Jawa Barat tersebut, tersebar di 140.700 TPS di 27 Kabupaten dan Kota yang ada. Hal ini menjadikan Jawa Barat lumbung suara bagi para peserta Pemilu.

Bukan tanpa tantangan, dijelaskan Reza, tingginya DPT di Jawa Barat, membuat KPU sebagai penyelenggara Pemilu harus bekerja keras memaksimalkan agar semuanya menggunakan hak pilih pada 14 Februari 2024 mendatang.

Maka dari itu, untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pemilu tahun 2024, KPU akan bekerjasama dengan seluruh pihak.

Pada prinsipnya, kata Reza, seluruh pemilih merupakan pemilih potensial, sehingga semua didorong untuk ikut berpartisipasi dan tidak mengambil langkah golput.

"Oleh karena itu, sosialisasi terus digencarkan, agar 35,7 juta pemilih di Jawa Barat semaksimal mungkin datang ke TPS," ujar Reza.

Mengenai karakteristik dari 35,7 pemilih di Jawa Barat sendiri, disebutkan Reza, 7,5 juta pemilih di Jawa Barat merupakan pemilih pemula, atau pemilih yang tepat berusia 17 tahun sampai hari pencoblosan nanti.

Agar sosialisasi sampai kepada lingkungan terdekat para pemilih pemula, dan meningkatkan angka partisipasi pemilih pemula, KPU pun terus melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah dan kampus.

"Di Jabar, kurang lebih ada 7,5 juta pemilih pemula. Kami melakukan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan kampus-kampus, atau kami mendatangi ketika sekolah dan kampus mengundang kami sebagai narasumber," pungkas komisioner yang segera mengakhiri masa tugasnya tersebut. (sep)

Tags :
Kategori :

Terkait