Selain itu, kata Rektor Aan, memanfaatkan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan big data untuk mendukung pembelajaran, serta membangun kolaborasi internasional dengan dunia usaha dan organisasi global.
"Dengan fokus pada model pendidikan inklusif, universitas ini bertekad menjadi trendsetter dalam integrasi ilmu pengetahuan berbasis siber," terangnya. (wan)