CIREBON, RAKYATCIREBONDISWAY.ID - Pasar logam mulia global dan domestik kembali menunjukkan gejolak signifikan, terutama pada komoditas perak.
Pada akhir Januari 2026, harga perak batangan yang dipasarkan oleh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) semppat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH).
Fenomena ini terjadi di tengah fluktuasi tajam harga perak di pasar internasional yang terus bergerak dinamis.
Harga perak spot turun 2,1% ke USD 114,141 per ounce setelah sebelumnya menyentuh USD 121,64. Sepanjang bulan ini, perak telah melonjak lebih dari 60% didorong defisit pasokan dan aksi beli berbasis momentum.
Pasar perak, platinum, dan paladium relatif lebih kecil dibanding emas atau indeks S&P 500, sehingga lebih rentan terhadap arus spekulasi yang membuat harga terlepas jauh dari kekuatan permintaan fisik.
Harga Perak Antam Terbaru
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) berhasil mencapai puncak rekor tertinggi sepanjang masa. Pada Kamis, 29 Januari 2026, harga perak Antam menembus angka Rp72.900 per gram, sebuah pencapaian yang signifikan bagi pasar domestik.
Logammulia.com, sebagai sumber data resmi, merilis daftar harga perak batangan Antam pada 29 Januari 2026. Untuk perak batangan 1 gram dipatok seharga Rp72.900.
Sementara itu, perak batangan 250 gram dibanderol Rp18.625.000 (belum termasuk PPN 11%), yang setelah ditambah PPN menjadi Rp20.673.750.
Untuk ukuran 500 gram, harga dasarnya Rp36.450.000 (belum termasuk PPN 11%), dan dengan PPN menjadi Rp40.459.500.
Perak batangan Antam dikenal memiliki kemurnian tinggi, yakni 99,95 persen, dan diproduksi dengan akurasi yang terjamin.
Hal ini menjadikan produk perak Antam sebagai pilihan menarik bagi investor yang mencari diversifikasi aset di pasar logam mulia.
Faktor Kenaikan Harga Perak
Kenaikan fantastis harga perak pada Januari 2026, termasuk hingga USD100 di pasar dunia, tidak lepas dari beberapa faktor fundamental yang saling berinteraksi.
Salah satu pemicu utamanya adalah kecenderungan investor untuk beralih dari aset berisiko seperti saham ke logam mulia, termasuk perak, sebagai safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Beberapa faktor lain turut memengaruhi pergerakan harga perak. Ini meliputi dinamika permintaan dan penawaran pasar, perkembangan teknologi yang menggunakan perak, aktivitas daur ulang perak, kondisi ekonomi makro, serta nilai tukar dolar AS.
Rasio emas-perak juga sering menjadi indikator penting dalam memprediksi pergerakan harga komoditas ini.