4 Jenis Rumput yang Bisa Dibudidayakan, Bisa Jadi Sumber Cuan

Senin 02-02-2026,19:30 WIB
Reporter : Ichsan
Editor : Ichsan

Rumput vetiver atau akar wangi tidak hanya berfungsi sebagai tanaman penahan tanah dan pencegah erosi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi dari bagian akarnya. 

Akar vetiver banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri parfum, aromaterapi, serta kerajinan tangan. 

Budidaya vetiver di rumah dapat menjadi peluang usaha jangka panjang karena masa panennya lebih lama, namun nilai jualnya relatif tinggi dan memiliki pasar khusus yang cukup stabil. 

BACA JUGA:Bermodal Kinerja Mumpuni di 2025, Cirebon Power Targetkan Lebih Andal di 2026

3. Rumput Hias Jepang 

Rumput hias Jepang banyak digunakan sebagai elemen utama dalam taman minimalis dan lanskap modern. 

Permintaan terhadap rumput ini datang dari jasa taman, pengembang properti, hingga pemilik rumah pribadi. 

Budidaya rumput hias Jepang tergolong mudah dan dapat dilakukan di area terbatas. Nilai jualnya cukup menarik karena biasanya dipasarkan berdasarkan luas area atau per meter persegi, sehingga berpotensi memberikan keuntungan signifikan apabila dikelola secara konsisten. 

4. Rumput Odot 

Budidaya rumput odot tergolong praktis karena dapat dilakukan di lahan sempit menggunakan metode stek batang. Proses pertumbuhannya relatif cepat, dan masa panen pertama umumnya dapat dilakukan dalam rentang waktu sekitar 40–50 hari. 

Kondisi tersebut menjadikan rumput odot sangat potensial dijadikan sumber penghasilan rutin bagi pelaku usaha rumahan.

Budidaya rumput di rumah dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan apabila dilakukan dengan perencanaan tepat.(*)

Kategori :