Doa-Doa Malam Nisfu Syaban: Teks Arab & Latin Lengkap

Kamis 05-02-2026,17:26 WIB
Reporter : Dwi Ayu P
Editor : Dwi Ayu P

Artinya: "Ya Allah limpahkan rahmat ta’dhim-Mu kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, lampu-lampu hikmah, tuan-tuan nikmat, sumber-sumber penjagaan. Jagalah aku dari segala keburukan lantaran mereka, janganlah engkau hukum aku atas kelengahan dan kelalaian, janganlah engkau jadikan akhir urusanku suatu kerugian dan penyesalan, ridhailah aku, sesungguhnya ampunanMu untuk orang-orang zhalim dan aku termasuk dari mereka, ya Allah ampunilah bagiku dosa yang tidak merugikanMu, berilah aku anugerah yang tidak memberi manfaat kepadaMu, sesungguhnya rahmat-Mu luas, hikmah-Mu indah, berilah aku kelapangan, ketenangan, keamanan, kesehatan, syukur, perlindungan (dari segala penyakit) dan ketakwaan. Tuangkanlah kesabaran dan kejujuran kepadaku, kepada kekasih-kekasihku karena-Mu, berilah aku kemudahan dan janganlah jadikan bersamanya kesulitan, liputilah dengan karunia-karunia tersebut kepada keluargaku, anaku, saudar-saudaraku karena-Mu dan para orang tua yang melahirkanku dari kaum muslimin muslimat, serta kaum mukiminin dan mukminat."

Selain itu, terdapat doa lain yang disarankan untuk dibaca dan diaminkan pada malam Nisfu Sya'ban. Doa ini tercantum dalam Kitab Perukunan Melayu.

اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنَا (كَتَبْتَنِيْ) عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ أَشْقِيَاءَ أَوْ مَحْرُوْمِيْنَ أَوْ مَطْرُوْدِيْنَ أَوْ مُقَتَّرِيْنَ عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ بِفَضْلِكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتَنَا (شَقَاوَتِيْ) وَحِرْمَانَنَا  (وَحِرْمَانٍيْ) وَطَرْدَنَا (وَطَرْدٍي) وَاقْتِتَارَ رِزْقِنَا (َوَاقْتِتَارَ رِزْقِيْ)، وَأَثْبِتْنَا (وَأَثْبِتْنِيْ) عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ سُعَدَاءَ مَرْزُوْقِيْنَ مُوَفَّقِيْنَ لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنَزَّلِ عَلَى نَبِيِّكَ المُرْسَلِ: “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” إِلَهَنَا (ِإِلَهِيْ) بِالتَّجَلِّيِ الأَعْظَمِ، فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ المُكَرَّمِ، الَّتِي يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيْمٍ وَيُبْرَمُ، اِصْرِفْ عَنَّا (عَنِّيْ) مِنَ البَلَاءِ مَا نَعْلَمُ وَمَا لَا نَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلَّامُ الغُيُوْبِ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ 

Allāhumma yā dzal manni wa lā yumannu ‘alaika yā dzal jalāli wal ikrām, yā dzat thawli wal in‘ām, lā ilāha illā anta zhahral lājīna wa jāral mustajīrīna, wa ma’manal khā’ifīn. Allāhumma in kunta katabtanā (katabtani) ‘indaka fī ummil kitābi asyqiyā’a au mahrūmīna au mathrūdīna au muqattarīna ‘alayna fir rizqi, famhullāhumma bi fadhlika fī ummil kitābi syaqāwatanā (syaqāwati), wa hirmānanā (wa hirmāni), wa thardhanā (thardhani), waqtitāra rizqinā (waqtitāra rizqi), wa atsbitnā (wa atsbitni) ‘indaka fī ummil kitābi su‘adā’a marzūqīna muwaffaqīn lil khairāt. Fa innaka qulta wa qaulukal haqq fī kitābikal munazzali ‘ala nabiyyikal mursali “Yamhullāhu mā yasyā’u wa yutsbitu wa ‘indahū ummul kitāb.” Ilāhanā (Ilāhi), bit tajalil a‘zham fī laylatin nishfi min syahri Sya‘bānal mukarrami, allatī yufraqu fīhā kullu amrin hakīmin wa yubram, ishrif ‘annā ('anni) minal balā’i mā na‘lamu wa mā lā na‘lamu, wa anta ‘allāmul ghuyūbi, bi rahmatika yā arhamar rāhimīn. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin wa ‘alā ālihī wa shahbihī wa sallama. 

BACA JUGA:Revitalisasi Taman Pataraksa Kabupaten Cirebon Diguyur Rp475 Juta

Artinya: "Wahai Tuhan kami yang maha pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Tiada Tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhan kami, jika Kau mencatat kami di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang-orang celaka, sial, terbuang, atau orang-orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, keterbuangan, dan kesempitan rezeki kami/ku. Tetapkanlah kami/ku di sisi-Mu sebagai orang-orang yang mujur, murah rezeki, dan diberi taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata-sementara perkataan-Mu adalah benar-di kitabmu yang diturunkan melalui Rasul utusan-Mu, 'Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.' Tuhan kami/ku, dengan penampakkan teragung pada malam pertengahan bulan Sya'ban yang mulia, yang mana diputuskan di dalamnya semua perkara yang bijak dan ditetapkan, palingkanlah dari kami musibah yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui. Sungguh Engkau maha mengetahui yang ghaib, wahai Tuhan yang maha pengasih. Allah bershalawat dan bersalam atas sayyidina Muhammad, keluarga, dan sahabatnya."

Itulah doa-doa malam Nisfu Syaban, Semoga Bermanfaat!

Kategori :