Untuk diketahui, selain PD Pembangunan dan Perumda Farmasi Ciremai, saat ini salahsatu BUMD lain yang terbilang sedang sakit adalah Perseroda BPR Bank Cirebon, karena meskipun sudah bertransformasi menjadi Perseroda, tetap masih mengalami berbagai persoalan.
"Ya berarti tiga sebenarnya kalau kita lihat. Jadi Bank Cirebon, PD Pembangunan, dan juga Perumda Farmasi. Tetapi dari tiga ini, kita harus bedakan kasuistisnya. Perumda Farmasi sudah pernah kita suntik penyertaan modal, sudah berjalan tetapi karena kondisional tertentu terganggu. Bank Cirebon sudah berkali-kali diberi modal, tapi karena ada beberapa kejadian dan sampai sekarang masih berproses di kejaksaan. Sedangkan PD Pembangunan perdanya masih berbentuk awal, belum berbentuk Perumda. Jadi selama 12 tahun saya menjadi anggota DPRD, ya masih tetap seperti itu Perusahaan Daerah Pembangunan. Regulasinya belum berubah, jadi kita masih belum memberikan penyertaan modal berupa uang kepada PD Pembangunan sama sekali,” imbuh Andru. (sep)