RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Bagi para pengguna Xiaomi, Redmi, maupun POCO, kehadiran HyperOS tentu menjadi angin segar yang dinanti-nanti.
Sistem operasi baru ini menjanjikan performa yang lebih enteng, animasi yang lebih mulus, serta integrasi ekosistem yang jauh lebih cerdas dibandingkan MIUI.
Namun, masalah klasiknya tetap sama, tidak semua orang mendapatkan pembaruan di waktu yang bersamaan.
Istilah "ngantre update" memang sudah menjadi rahasia umum bagi pengguna Xiaomi.
BACA JUGA:Perbandingan Xiaomi HyperOS vs MIUI: Mana yang Lebih Ringan dan Stabil?
Terkadang, teman Anda yang menggunakan model HP yang sama sudah asyik mencoba fitur lock screen baru, sementara HP Anda masih saja menampilkan pesan "No updates available".
Jika Anda sudah tidak sabar dan ingin segera mencoba kecanggihan HyperOS, melakukan update manual adalah solusi paling cerdas yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.
Mengapa Update HyperOS Belum Muncul di HP Anda?
Sebelum masuk ke teknis, penting untuk memahami kenapa notifikasi update tersebut malu-malu muncul.
Xiaomi biasanya merilis pembaruan secara bertahap (OTA - Over the Air) untuk meminimalisir beban server dan memantau jika ada bug kritis pada kloter pertama.
BACA JUGA:Cara Update HyperOS 3 secara Manual dan Aman (Tanpa Tunggu OTA)
Selain itu, perbedaan wilayah (region) juga sangat menentukan kecepatan rilis.
Jika Anda merasa sudah terlalu lama menunggu, jangan khawatir. Melakukan pembaruan secara manual melalui fitur "Choose Update Package" adalah cara resmi dan aman tanpa perlu melakukan root atau unlock bootloader.
Persiapan Sebelum Melakukan Update Xiaomi HyperOS
Agar proses transisi dari MIUI ke HyperOS berjalan mulus tanpa kendala, pastikan Anda telah melakukan beberapa persiapan berikut:
- Cadangkan Data (Backup): Meskipun proses ini secara teori tidak menghapus data, selalu ada risiko dalam setiap pembaruan sistem. Amankan foto, dokumen, dan chat penting Anda.
- Baterai Minimal 60%: Proses instalasi sistem memakan daya yang cukup besar dan memakan waktu. Jangan sampai HP mati di tengah jalan karena bisa berakibat bootloop.
- Koneksi Internet Stabil: Anda akan mengunduh file firmware yang ukurannya cukup besar, biasanya berkisar antara 4GB hingga 6GB.
- Pastikan Memori Internal Cukup: Sisakan ruang setidaknya 10GB hingga 15GB agar sistem memiliki ruang untuk melakukan ekstraksi file.
BACA JUGA:Fitur Baru Xiaomi HyperOS 3.1, Benarkah Bisa Jawab Telepon dari iPhone?
Panduan Langkah demi Langkah Cara Update Xiaomi HyperOS Manual
Ikuti tahapan di bawah ini dengan teliti agar tidak ada langkah yang terlewat: